NEWS
Salin Artikel

Catat, Ini Lokasi Penyekatan Ruas Jalan di Bandar Lampung Saat PPKM Darurat

LAMPUNG, KOMPAS.com - Pemberlakuan PPKM Darurat di sejumlah ruas jalan di Bandar Lampung mulai Senin (12/7/2021) sempat timbulkan kemacetan.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rohmawan mengatakan, penyekatan ini dilakukan pada empat ruas jalan yang ada di Kota Bandar Lampung.

Ada pun ruas jalan tersebut meliputi Jalan Raden Intan, Jalan Jend. Sudirman, Jalan P Diponegoro dan Jalan RA Kartini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ratusan kendaraan diminta berputar balik dan kemacetan panjang terjadi di sejumlah titik penyekatan.

"Bagi warga yang hendak menuju lokasi kerjanya, diharapkan menggunakan jalan alternatif," kata Rohmawan.

Kendati demikian, sejumlah jalan alternatif juga alami kemacetan karena volume kendaraan yang terlalu banyak melintas di jalan alternatif dengan satu jalur itu.

Terkait penyekatan jalan selama PPKM Darurat di Bandar Lampung, ia meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

"Penyekatan ini untuk mengurangi mobilisasi warga selama PPKM darurat," kata Rohmawan.

Hampir tak dapat penumpang

Seorang driver ojek online, Supriyadi (37), terpaksa memutar untuk menjemput penumpang.

Akibat pemberlakuan tersebut, banyak warga yang keluhkan adanya penyekatan di sejumlah ruas jalan di Kota Bandar Lampung dan dipaksa berputar balik serta diarahkan ke jalan alternatif menuju lokasi yang mereka tuju.

Ia sempat mendapatkan penumpang dengan titik jemput di Jalan Raden Intan. Sementara dia datang dari arah Rajabasa.

"Tadi telepon dulu kalau sempat terlambat. Soalnya macet di Teuku Umar, banyak yang disuruh putar arah," kata Supriyadi.

Ia kemudian harus berputar balik dan menuju arah Jalan Pahoman, lalu Jalan Hayam Wuruk yang berada di balik Jalan Raden Intan untuk mencapai lokasi penumpang.

"Ya untung nggak di-cancel, Bang. Banyak temen saya yang katanya di-cancel karena kelamaan jemput, padahal bukan salah kita," kata Supriyadi.

Motor ditinggal, jalan kaki ke tempat tujuan

Rizcko (27) warga Kecamatan Kedaton itu pun mengaku harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer menuju kantor percetakan di Pasir Gintung di Jalan Teuku Umar.

"Tadi jam 7 udah nggak boleh masuk (disekat). Saya mau cetak spanduk buat warung saya. Jadi ya motor ditinggal di lampu merah, saya jalan kaki ke percetakan," ungkapnya.

Saat itu, ia terkena penyekatan di traffic light persimpangan RS Abdul Moeloek, sekitar 1 kilometer dari lokasi percetakan.

Adanya penyekatan tersebut, ia mengaku tidak tahu jika akan ada penyekatan pada hari pertama PPKM darurat itu.

"Nggak ada info, baru tadi pas saya lihat grup WA taunya. Ternyata banyak jalan yang disekat," kata Rizcko yang pemilik gerai minuman ringan itu.

(Penulis Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor I Kadek Wira Aditya)

https://medan.kompas.com/read/2021/07/12/142659278/catat-ini-lokasi-penyekatan-ruas-jalan-di-bandar-lampung-saat-ppkm-darurat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.