Polisi Tangkap Perekrut 3 Calon TKW yang Hendak Dijadikan PSK

Kompas.com - 11/10/2018, 18:29 WIB
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi (Tengah), saat merangkul tiga calon TKW ini di Bandara El Tari Kupang, Senin (8/10/2018) malam KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereWakil Gubernur NTT Josef Nae Soi (Tengah), saat merangkul tiga calon TKW ini di Bandara El Tari Kupang, Senin (8/10/2018) malam


KUPANG, KOMPAS.com - Satuan Reskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT), menangkap pelaku perekrut tiga wanita asal NTT yang hendak dijadikan sebagai Pekerja Seks Komersil ( PSK) di Medan, Sumatera Utara.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari mengatakan, pelaku yang ditangkap tersebut berjumlah dua orang.

"Dua pelaku yang kami tangkap berinisial DS dan PT. Kedua pelaku ditangkap di Oesao, Kabupaten Kupang,"ungkap Jamari kepada Kompas.com, Kamis (11/10/2018).


Penangkapan itu, lanjut Jamari, dipimpin KBO Satuan Reskrim Polres TTS Ipda Aviandrie Maliki, Katim TPPO Bripka Rudy Soik dan sejumlah anggota Buser Polres TTS.

Menurut Jamari, kedua pelaku diduga kuat merekrut korban FS (19) warga Desa Mauleum, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten TTS.

Jamari menjelaskan, FS direkrut oleh pelaku PT dengan modus menawarkan bekerja di Malaysia dengan gaji menggiurkan. Selanjutnya, korban diantar oleh PT ke DS untuk dikirim ke Medan, Sumatera Utara.

Namun, setelah sampai di Medan, kata Jamari, korban FS dan kawan kawannya ditampung di salah satu rumah penampungan dan hendak dijadikan sebagai PSK.

“Korban direkrut PT dan dibawa ke DS. DS berperan mengantar korban yang selanjutnya diberangkatkan ke Medan melalui bandara El Tari Kupang,” ujar Jamari.

Baca juga: 3 Calon TKW yang Hendak Dijadikan PSK Berhasil Menyelamatkan Diri

Korban dan dua temannya diselamatkan rohaniawan setelah berhasil melarikan diri ke Gereja Katolik Kota Medan.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang calon TKW asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hendak dijadikan PSK di Medan, Sumatera Utara, berhasil menyelamatkan diri

Ketiganya berhasil selamat setelah berusaha sekuat tenaga melarikan diri dari tempat penampungan pelaku human trafficking di Kota Medan.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi yang menerima informasi tersebut dari seorang biarawati yang bertugas di Medan kemudian menjemput ketiganya, Minggu (7/10/2018).

Josef bersama ketiganya serta rombongan lain tiba di Bandara El Tari Kupang, Senin (8/10/2018) malam. 

Kompas TV Sebanyak 40 Tenaga Kerja Indonesia yang diselundupkan dari Malaysia ke Kota Batam digagalkan petugas Patroli Lanal Batam.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X