Wali Kota Medan: Mungkin karena Curah Hujan Masih Tinggi, makanya Masih Banjir...

Kompas.com - 11/10/2018, 20:09 WIB
Kapolda Sumut Irjen Agus Adrianto (kiri) dan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin (tengah) saat melakukan peninjauan di Pasar Petisah, Selasa (9/10/2018). Tribun Medan/Liska RahayuKapolda Sumut Irjen Agus Adrianto (kiri) dan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin (tengah) saat melakukan peninjauan di Pasar Petisah, Selasa (9/10/2018).

MEDAN, KOMPAS.com - Genangan air kerap melanda Kota Medan, Sumatera Utara, setiap hujan mengguyur.

Setelah terjadi pada Jumat (5/10/2018), banjir kembali terjadi setelah Medan diguyur hujan sejak Senin (8/10/2018) tengah malam hingga dini hari.

Beberapa lokasi, termasuk sekolah-sekolah, juga terpantau banjir. Bahkan, SMPN 35 Medan harus meliburkan siswa-siswinya.

Baca juga: Medan Banjir Terus, Ini Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi


Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin mengatakan, Pemerintah Kota Medan sudah melakukan perbaikan-perbaikan drainase sebagai bentuk upaya penanggulangan banjir.

"Kami kan sudah melakukan perbaikan-perbaikan drainase. Mungkin karena curah hujan yang masih (tinggi) karena memang intensitas hujannya terus menerus dan pengendalian airnya juga, makanya masih banjir," ujarnya di sela peninjauan harga bahan pokok di Pasar Petisah, Selasa (9/10/2018).

Eldin menambahkan, intensitas hujan yang tinggi dan pengendalian air yang belum berjalan dengan baik membuat beberapa titik di Kota Medan masih banjir, seperti di pinggiran sungai dan di jalan karena debit air sungai yang tinggi.

Saat ini, sebagai upaya penanggulangan banjir, Pemko Medan telah melakukan perbaikan-perbaikan drainase.

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Medan, 22 Rumah Ludes Terbakar

 

Eldin mengatakan, Pemko Medan terus bekerja untuk memperbaikinya saluran air tersebut.

"Kami kan sudah mengerjakan drainase-drainase itu. Terus kami kerjakan. Mudah-mudahan, kami bisa lebih intens lagi mengerjakan drainase yang sudah dikerjakan tersebut," ujarnya.

Selain sekolah-sekolah, lokasi rawan banjir seperti di kawasan Padang Bulan juga kembali tergenang air. Selain itu, infomasi yang dihimpun, kawasan Jalan Setia Budi dan daerah kampus Unimed dan UIN Sumut juga dilanda banjir.

 

Artikel ini telah tayang di tribun- medan.com dengan judul Medan Banjir Sampai Ada Sekolah Diliburkan, Ini Tanggapan Walikota Dzulmi Eldin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X