Video Pesta Ulang Tahunnya Viral, Polisi Ini Positif Gunakan Narkoba

Kompas.com - 15/05/2019, 15:19 WIB
Oknum polisi AR bersama teman perempuannya dalam sebuah perayaan ulang tahunnya yang viral. AR positif menggunakan narkoba dan saat ini masih ditahan di tempat khusus. KOMPAS.com/Dewantoro Oknum polisi AR bersama teman perempuannya dalam sebuah perayaan ulang tahunnya yang viral. AR positif menggunakan narkoba dan saat ini masih ditahan di tempat khusus.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video  memperlihatkan seorang laki-laki tengah merayakan ulang tahun viral di media sosial sejak Minggu (5/5/2019).

Diiringi lagu ulang tahun, laki-laki tersebut terlihat tertawa. Di sampingnya berdiri seorang perempuan membawa kue ulang tahun. Tak lama kemudian, pria berkemeja putih lengan panjang tersebut tampak memasukkan sesuatu ke mulut perempuan lalu menciumnya.

Dari viralnya video tersebut, diketahui jika pria tersebut adalah anggota Direktorat Sabhara Polda Sumut.

Baca juga: Viral, Kakek Penjual Rokok Jadi Korban Penipuan Uang Palsu Rp 400.000

Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Sumut, Sugeng Riyadi mengatakan, AR tidak tertangkap tangan. Dari Informasi yang beredar diketahui bahwa yang laki-laki yang ada di dalam video tersebut adalah anggota Polri.

"Dari situ kemudian kami lakukan penyelidikan. Ternyata benar bawa video tersebut adalah AR," katanya, Rabu (15/5/2019).

Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AR. Dari pemeriksaan urine, AR terbukti positif mengkonsumsi narkoba. Saat diperiksa, AR mengaku saat itu sedang merayakan ulang tahun bersama teman-temannya.

Baca juga: Pemuda Ini Ditangkap Setelah Video Aksi Mencurinya di Dalam Masjid Viral di Facebook

Mengenai sesuatu yang dimasukkan ke mulut seorang perempuan yang memegang kue ulang tahun, AR mengaku itu adalah permen.  Sugeng mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksakan keterangan tersebut karena tidak ada barang buktinya.

Ia menjelaskan, perempuan tersebut tidak diperiksa karena merupakan masyarakat sipil. Propam Polda Sumut, tidak memiliki tugas untuk memeriksa orang di luar internal Polri dan Aparat Sipil Negara (ASN).

"Sekarang ini kita lakukan tindakan disiplin. Kita tempatkan di tahanan tempat khusus. Kalau di kami itu penempatan tempat khusus, artinya tindakan hukuman itu sudah diberikan kepada dia. Kalau di masyarakat ya dipenjara lah gitu kan. Soal berapa lama, ini kan sedang berproses," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Hal ini disampaikan oleh Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Yofie Girianto. Yofie mengatakan AR hanya direhabilitasi saja. Namun demikian, AR tidak akan terbebas dari proses hukum. Propam akan memberikan sanksi kepada AR. ? “Prosesnya sudah kita amankan beliau. Sementara saat ini masih aktif. Ada program dari kita bagi angota yang baru-baru sementara akan kita rehab,” ujarnya seperti dilansir dari Pojok Sumut. ? “Bukan berarti dia lepas dari permasalahannya. Ada sanksinya,” tegasnya. Yofie menegaskan bahwa pihaknya akan menindak anggotanya yang terlibat narkoba. Bukan karena sudah terlanjur viral. AR sempat menjalani tes urin dan hasilnya positif. Namun saat diperiksa itu, AR tidak memiliki barang bukti narkoba. Menurutnya, AR baru kali ini terjerat kasus hukum. ? “Banyak juga anggota yang kita tindak sesuai kesalahannya. Kebetulan kemarin pas viral, setelah dites ternyata urinenya positif. Sama yang bersangkutan enggak ada barang buktinya,” jelasnya. Terkait benda yang diduga ekstasi yang dimasukkan AR ke mulut pacarnya pada momen tiup lilin, Yofie menegaskan hingga saatnya ini pihaknya belum bisa memastikan. ? “Belum bisa kita pastikan bahwa itu narkoba atau tidak. Yang jelas pada saat kita panggil, dites, hasilnya positif. Semua sample dari 10 cuma 1 yang positif,” jelasnya. repost dari @medanzone #inimedanbung #kulinermedan #kotamedan #ahoi #mejuahjuah #horas #batak #karo #melayu #lovemedan #dugem #oknumpolisi #sabhara ××××× Oom Propam, kok sipilnya gak dicek urine? berarti ada urine gak ada barbut, belum kategori pelanggaran? + jadi tambah ilmu nih +

A post shared by #INIMEDANBUNGG (@inimedanbungg) on May 13, 2019 at 4:01am PDT

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Regional
Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Regional
Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang 'Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov'

Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang "Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov"

Regional
Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Regional
Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Regional
Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Regional
Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Regional
Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Regional
Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Regional
Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Regional
Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Regional
Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Regional
Kerugian Sementara Akibat Gempa Bali Ditaksir Rp 727 Juta

Kerugian Sementara Akibat Gempa Bali Ditaksir Rp 727 Juta

Regional
Close Ads X