2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Ditangkap

Kompas.com - 18/06/2019, 20:52 WIB
Jenazah almarhumah Santi Devi Malau (25), karyawan Bank Mandiri Syariah Tapanuli Tengah yang diduga kuat korban pembunuhan dimakamkan di TPU dekat kediamannya di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (15/6/2019). DOK.KELUARGA KORBANJenazah almarhumah Santi Devi Malau (25), karyawan Bank Mandiri Syariah Tapanuli Tengah yang diduga kuat korban pembunuhan dimakamkan di TPU dekat kediamannya di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (15/6/2019).

TAPANULI TENGAH, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Tapanuli Tengah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan terhadap Santi Devi Malau (25), pegawai Bank Syariah Mandiri yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di Tapanuli Tengah, Jumat (14/6/2019).

"Ada dua tersangka, keduanya kita tangkap di Medan," ujar Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat kepada Kompas.com, Selasa (18/6/2019) malam.

Baca juga: Pegawai Bank Syariah Mandiri yang Tewas di Kamar Indekos Diduga Dibunuh

Sukamat mengatakan, penangkapan bermula dari sejumlah penyidikan yang dilakukan pihaknya dibantu Ditreskrimum Polda Sumut.

Dari serangkaian penyidikan, petugas mendapat informasi tentang keberadaan terduga pelaku yang melarikan diri keluar dari daerah Tapteng. Kemudian pihaknya langsung berkordinasi dengan Ditreskrimum Polda Sumut dan melacak keberadaan pelaku yang diketahui berada di sebuah tempat di Kota Medan.

Pada Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIB, petugas menemukan keberadaan pelaku dan langsung melakukan penangkapan.

"Keduanya kita tangkap saat sedang bersembunyi di rumah keluarga mereka di daerah Marelan Kota. Inisialnya DP dan NN," ujarnya.

Baca juga: Keluarga Pegawai Bank Syariah Mandiri Menduga Korban Tewas Dibunuh dan Dirampok

Diberitakan sebelumnya, Santi Devi Malau, karyawati Bank Mandiri Syariah di Tapanuli Tengah ditemukan tewas di dalam kamar indekosnya di Lingkungan I Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Jumat (14/6/2019) pagi.

Kapolres Tapteng melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan mengatakan, dari hasil visum ditemukan bekas cekikan di leher serta bekas ikatan tali di pergelangan korban. Santi diduga merupakan korban pembunuhan

"Setelah dilakukan visum, hasilnya ditemukan bekas cekikan di leher korban, ada bekas luka cakaran di wajah korban, dan di pergelangan tangan korban juga ada bekas ikatan tali," ujar Dodi kepada ANTARA, Jumat.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X