Pabrik Korek Api Terbakar, Diperkirakan 21 Pekerja Tewas

Kompas.com - 21/06/2019, 15:44 WIB
Ilustrasi api.
PIXABAY/Myriams-FotosIlustrasi api.

MEDAN, KOMPAS.com - Puluhan pekerja tewas dalam kebakaran pabrik macis (korek api gas) di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jum'at (21/6/2019).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat Irwan Syahri saat dikonfirmasi Kompas.com lewat sambungan telepon membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Pabrik Korek Api Terbakar, Puluhan Jenazah Menumpuk di Satu Ruangan

"Kami baru dapat laporan dari camat. Ada 21 pekerja pabrik. Laporan yang kami terima, korban tewas 21 orang. Tapi belum bisa kita pastikan karena masih laporan awal,” kata Irwan.

Ia menjelaskan, dari keterangan awal, semua korban ditemukan meninggal dunia dalam satu ruangan di pabrik. Para korban mengalami luka bakar dan jasadnya sulit dikenali.

Irwan mengatakan, pihak kepolisian dari Polres Langkat sudah turun ke lokasi melakukan evakuasi dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat sambil menunggu kedatangan kantung mayat.

Baca juga: Pabrik Korek Api Terbakar, Puluhan Orang Tewas Terjebak

“Kita butuh banyak kantung mayat, sedang berkoordinasi dengan BPBD Sumut,” ujarnya.

Informasi terakhir, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto sedang dalam perjalanan meninjau lokasi kebakaran.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Regional
Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Regional
Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Regional
Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X