Komplotan Penjambret Ini Menarget Perempuan sebagai Korbannya

Kompas.com - 08/07/2019, 14:29 WIB
Dua penjambret ini akhirnya ditangkap dan dilumpuhkan setelah melakukan serangkaian kejahatan. Dalam aksinya, keduanya menargetkan perempuan sebagai korbannya. Istimewa Dua penjambret ini akhirnya ditangkap dan dilumpuhkan setelah melakukan serangkaian kejahatan. Dalam aksinya, keduanya menargetkan perempuan sebagai korbannya.

 

MEDAN, KOMPAS.com — Komplotan penjambret di Jalan Adam Malik Medan, Simpang Makmur, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, diringkus petugas kepolisian.

Dari serangkaian aksinya, mereka menarget perempuan sebagai korban.  

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Herison Manulang mengatakan, dua pelaku itu ialah M Fiqri Munzir (34), warga Jalan Bakti Luhur, Medan Helvetia dan Bagas Rakasiwi Surbakti (23), warga Jalan Cengal, Medan Petisah. 

Fiqri merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman tahun 2014 di Rutan Tanjung Gusta dengan kasus pencurian.

Baca juga: Penjambret Nenek Gendong Cucu Akui Tak Puas dengan Pekerjaannya sebagai Satpam

Saat melakukan aksinya, lanjut Herison, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor merampas ponsel milik Fairuz Zahirah Siregar (19) saat melintas di kawasan tersebut.

"Saat itu korban melintas di Jalan Adam Malik Medan. Kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet korban dan merampas handphone yang diletak di dasbor sepeda motornya," kata Herison, Senin (8/7/2019).

Korban yang tidak mau kehilangan ponsel miliknya kemudian meneriaki pelaku jambret. Warga yang mendengar teriakan korban pun melakukan pengejaran hingga ke Jalan Makmur dan masuk ke Jalan Sei Deli.

"Petugas kami yang mendapat laporan mengejar pelaku dan menangkapnya. Ketika diamankan, petugas menemukan handphone di kantong dari salah satu pelaku," tutur dia. 

Kemudian, saat petugas melakukan pengembangan, kedua pelaku berupaya melarikan diri.

"Petugas kemudian memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pelaku. Saat ini, kedua pelaku masih dalam pemeriksaan," ujar dia. 

Tidak hanya melakukan aksinya di Jalan Adam Malik Medan. Dari keterangan kedua pelaku, mereka sudah lima kali melakukan aksinya tersebut di Kota Medan.

Bahkan, salah satu pelaku merupakan residivis. 

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Regional
Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Regional
Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang 'Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov'

Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang "Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov"

Regional
Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Regional
Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Regional
Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Regional
Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Regional
Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Regional
Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Regional
Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Regional
Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Regional
Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Regional
Kerugian Sementara Akibat Gempa Bali Ditaksir Rp 727 Juta

Kerugian Sementara Akibat Gempa Bali Ditaksir Rp 727 Juta

Regional
Close Ads X