Karyawati PTPN Diperkosa lalu Dibunuh, Pelakunya Masih Pelajar

Kompas.com - 08/07/2019, 20:48 WIB
Polisi Tangkap 2 Remaja Pembunuh Siti Aminah, Karyawati PTPN IV, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi saat paparkan kasus pembunuhan yang terjadi terhadap pegawai PTPN. TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFIPolisi Tangkap 2 Remaja Pembunuh Siti Aminah, Karyawati PTPN IV, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi saat paparkan kasus pembunuhan yang terjadi terhadap pegawai PTPN.

KOMPAS.com - Aparat kepolisian dari Polres Tebing Tinggi berhasil menangkap pelaku pembunuh Siti Aminah (49), karyawati PTPN IV yang ditemukan tewas di rumahnya dengan tangan terikat di Desa Kedai Damar Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Berdagai, Sumatera Utara, pada Rabu (26/6/2019) lalu.

Diketahui, pelaku pembunuh Siti karyawati PTPN IV berjumlah dua orang dan masih berstatus pelajar berinisial AR (14) dan S (16). 

Keduanya ditangkap polisi Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 01.00 WIB dirumah AR, yang berdekatan dengan rumah korban.

Baca juga: Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Dituntut Mati, Kuasa Hukum Bilang Dosa Jangan Dibalas Dosa

Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Sunadi mengatakan bahwa motif awal kedua pelaku hanyalah untuk melakukan pencurian.

“Untuk motif pelaku sendiri awalnya mereka ingin menguasai barang milik korban, lalu ketahuan," katanya, Sabtu (6/7/2019)

"Mereka lalu melakukan tindakan memukul dan membekap korban sampai pingsan,” sambungnya.

Usai memukul korban, lanjut Sunadi, para pelaku melakukan tindakan asusila kepada korban.

“Mereka melakukan persetubuhan kepada korban. Tapi kita belum tahu mereka melakukanya saat korban pingsan atau mungkin saat sudah meninggal,” jelasnya.

Baca juga: Merasa Dihantui Korban Saat Sembunyi di Hutan, Pelaku Pembunuhan Menyerahkan Diri

Masih dikatakannya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, otak perampokan diketuai oleh pelaku S yang mengajak AR untuk merampok korban.

"Jadi, korban kan punya kios. Mungkin dia melihat korban memiliki uang atau bagimana,” katanya. 

Selain mengamankan kedua pelaku, pihaknya juga menyita barang bukti berupa dua handphone yang disita dari empat penadah barang hasil curian para tersangka.

“Untuk penadahnya juga sudah kita tahan,” katanya.

Baca juga: Polisi Sebut Motif Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun karena Kelainan Seksual

Dijelaskan Sunadi, jasad korban pertama kali ditemukan kakak kandungnya Habibah (59) pada Kamis (27/6/2019) lalu sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, Habibah hendak membangunkan korban untuk membuka kedai rokok yang mereka kelola bersama.

”Mereka kan buka kedai rokok, namun saat pagi Habibah sampai ke rumah korban, ternyata kok dipanggil tidak nyahut," ujarnya.

"Kemudian didorong pintu rumah ternyata korban di kamar sudah dalam posisi tergeletak dengan keadaan terikat,” sambungnya.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Bogor

Melihat kejadian itu, Habibah kemudian melaporkan kepada kepala dusun yang kemudian melaporkan ke pihak yang berwajib. Sekitar pukul 09.00 WIB polisi langsung menuju ke TKP.

“Hasil penyelidikan diduga kuat kasus pembunuhan. Karena korban ditemukan dengan tangan terikat,” jelas Sunadi.

Pasca kejadian, jasad Aminah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi.

Artikel ini telah tayang di tribunmedan dengan judul Pembunuh Karyawati PTPN IV Ternyata Masih Pelajar, Sempat Setubuhi Korban, Ini Motifnya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Pulsa Gratis, Dana Rp 101 Juta di Rekening Ayu Raib, Ini Ceritanya

Modus Pulsa Gratis, Dana Rp 101 Juta di Rekening Ayu Raib, Ini Ceritanya

Regional
Diguyur Hujan Deras, 2 Titik Jalan Amblas di Lombok Tengah Amblas

Diguyur Hujan Deras, 2 Titik Jalan Amblas di Lombok Tengah Amblas

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkab Karawang Jadikan 2 Hotel untuk Isolasi

Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkab Karawang Jadikan 2 Hotel untuk Isolasi

Regional
Dalam Sehari Kasus Covid-19 di Solo Tambah 100, Wali Kota Rudy: Jangan Mudik Dulu

Dalam Sehari Kasus Covid-19 di Solo Tambah 100, Wali Kota Rudy: Jangan Mudik Dulu

Regional
Polisi Selidiki Demo Buruh Cianjur yang Diduga Melanggar Protokol Kesehatan

Polisi Selidiki Demo Buruh Cianjur yang Diduga Melanggar Protokol Kesehatan

Regional
Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X