Kebakaran Hebat Landa Pabrik Busa: Diawali Ledakan, Bahan Baku Cair Tumpah ke Jalan, hingga Sebabkan Macet

Kompas.com - 09/07/2019, 11:43 WIB
Petugas kebakaran memantau puing-puing pabrik busa di Dusun Dua A, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Deli Serdang, Selasa pagi (9/7/2019). DewantoroPetugas kebakaran memantau puing-puing pabrik busa di Dusun Dua A, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Deli Serdang, Selasa pagi (9/7/2019).

Dua tahun lalu, kebakaran terjadi pada sore hari namun tidak sebesar ini. Pada kebakatan tadi api membakar hampir sebagian besar pabrik.

Ruangan-ruangan di bagian belakang pabrik, mobil, material, bahan baku, tidak bisa diselamatkan.

Bahkan, kata dia, api sempat merembet hingga ke depan gerbang pabrik lantaran zat cair yang mengalir keluar terbakar hingga membuat kabel listrik dan plang (papan nama) jalan juga terbakar.

"Itu minyak atau zat cairnya kan sampai ke jalan jadi besar lah apinya," katanya.

Baca juga: Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Dijelaskannya, pabrik ini sudah lama berdiri namun dia tidak tahu persis sejak kapan. Beberapa orang pekerjanya merupakan warga sekitar.

Pabrik tanpa plang nama, warga resah

Dengan terjadinya kebakaran untuk yang kedua kali ini, warga semakin resah dan berharap agar pabrik ini tidak beroperasi lagi.

"Kalau tak salah ini pabrik namanya Forstar. Tapi tak tahu lag, kan tak ada plangnya. Ada empat orang pemiliknya. Pabrik mulai beroperasi sekitar pukul 08.00 WIB - 17.00 WIB, tak ada sampai malam. Ini tadi pas kejadian belum ada lah yang kerja," katanya.

Hingga saat ini, lokasi kebakaran masih menjadi tontonan warga.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Kain di Bandung, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

 

Beberapa mobil pemadam kebakaran juga masih berupaya mematikan api yang masih menyala. Dari pantauan di lapangan, tidak ditemukan plang nama pabrik.

Beberapa orang yang diduga merupakan pekerjanya pun enggan diwawancarai.

Hingga kini, belum ada dari pihak kepolisian yang memberikan keterangan. Begitupun seseorang yang diduga sebagai pemilik pabrik tidak mau diwawancarai.

"Enggak, enggak. Bukan saya," katanya sambil berlalu. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Regional
Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Regional
Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Regional
Pensiunan TNI Dapat Gelar Petani Berprestasi dari Menteri, Ini Ceritanya...

Pensiunan TNI Dapat Gelar Petani Berprestasi dari Menteri, Ini Ceritanya...

Regional
Melihat Kesiapan Tarakan, Salah Satu Kota yang Jadi Lokasi Uji Coba New Normal

Melihat Kesiapan Tarakan, Salah Satu Kota yang Jadi Lokasi Uji Coba New Normal

Regional
Update Covid-19 Bengkulu, Jumlah Pasien Bertambah 14 Orang

Update Covid-19 Bengkulu, Jumlah Pasien Bertambah 14 Orang

Regional
PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X