Kronologi Pembunuhan Karyawati PTPN oleh 2 Pelajar

Kompas.com - 09/07/2019, 19:34 WIB
Dua orang pelaku pembunuhan karyawan PTPN IV, Siti Aminah Purba (berpenutup kepala) AR dan SMPS merupakan tetangga korban. Dok Polres Tebing TinggiDua orang pelaku pembunuhan karyawan PTPN IV, Siti Aminah Purba (berpenutup kepala) AR dan SMPS merupakan tetangga korban.

MEDAN, KOMPAS.com - Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Sunadi mengatakan, tewasnya Siti Aminah Purba (50), karyawati PTPN IV, berawal dari niat pelaku AR (14) dan S (15) untuk mencuri barang berharga milik Siti, Rabu (26/6/2019). 

Sekitar pukul 02.15 Wib, AR dan S berniat mencuri di kedai korban dengan mencongkel jendela dengan parang. 

Saat menuju ruang tengah untuk mencari barang berharga, pelaku melihat ponsel di dekat korban yang sedang tidur dan mengambilnya.

Saat pelaku membuka lemari, korban terbangun kemudian pelaku memukul dan membekap mulut korban dengan sarung dan bantal hingga tewas.

"Pelaku AR menyetubuhi korban. Sedangkan S keluar lebih dulu baru kemudian diikuti AR," katanya, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Ini Fakta Pembunuhan Karyawati PTPN, Pelaku Masih Pelajar hingga Diduga Sempat Disetubuhi

Barang-barang yang dicuri pelaku kemudian dijual kepada penadah berinisial DCT (21), R (34), P (28) dan L alias N. Keempatnya kemudian ditangkap dan menjadi tersangka sebagai pelaku pertolongan jahat.

Diberitakan sebelumnya, Siti Aminah, karyawati PTPN IV  ditemukan tewas di rumahnya dengan tangan terikat di Desa Kedai Damar Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (26/6/2019).

Diketahui pelaku pembunuh Siti berjumlah dua orang dan masih berstatus pelajar berinisial AR (14) dan S (15).

Baca juga: Karyawati PTPN Diperkosa lalu Dibunuh, Pelakunya Masih Pelajar

 

Keduanya ditangkap polisi Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 01.00 WIB di rumah AR yang berdekatan dengan rumah korban. 

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 338 Subs Pasal 365 ayat (3), (4) dan Pasal 290 ke-1e dari KUHPidana Jo UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Penumpang Termasuk Wartawan Selamat

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Penumpang Termasuk Wartawan Selamat

Regional
Kisah Kapolsek Gendong Gadis Lumpuh ke Mobil Patroli untuk Pergi Berobat

Kisah Kapolsek Gendong Gadis Lumpuh ke Mobil Patroli untuk Pergi Berobat

Regional
Kapal Berpenumpang Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Berpenumpang Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Regional
3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

Regional
Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Regional
Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Regional
Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Regional
Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Regional
Soal Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Soal Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Regional
Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Regional
Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Regional
Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Regional
Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Regional
Tangani 'Recovery' Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Tangani "Recovery" Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X