Lakukan Hal Ini jika Dicegat Debt Collector di Jalan

Kompas.com - 10/07/2019, 20:11 WIB
Ilustrasi kekerasan THINKSTOCKS/WAVEBREAKMEDIA LTDIlustrasi kekerasan

MEDAN, KOMPAS.com - Aksi debt collector melakukan penarikan paksa kendaraan yang kreditnya macet memang meresahkan.

Penarikan tersebut sebenarnya sudah diatur dalam perundang-undangan. Namun, aksi mereka ketika di jalanan justru masuk ke ranah pidana karena sudah melampaui batas.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, peristiwa penarikan paksa seperti kasus Putra Rama di Simpang Selayang beberapa waktu lalu, menjadi pidana karena disertai perilaku yang tidak sesuai prosedur dan melanggar undang-undang lainnya atau melampaui batas.

Berdasarkan Undang-undang fidusia, sah-sah saja mereka melakukan penarikan.

"Karena mereka dilindungi UU fidusia yang memberikan mereka hak untuk menarik agunan yang menunggak kreditnya. Tapi tidak boleh dengan kekerasan, intimidasi, ancaman dan lain sebagainya," katanya, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Detik-detik Mobil Digebrak Debt Collector hingga Penumpang Menjerit Ketakutan, Ini Penjelasan Polisi

Dijelaskannya, di dalam UU tersebut disebutkan bahwa sertifikat yang dikeluarkan pengadilan kepada mereka dijadikan alas hak untuk menyita barang yang menjadi agunan.

Itu lah yang merupakan pelimpahan dari pengadilan kepada mereka untuk menyita barang ketika salah satu pihak tidak laksanakan kewajibannya atau cacat pembayaran.

Namun, ketika seseorang yang mengalami hal sama seperti yang terjadi pada Putra Rama di Simpang Selayang, ada beberapa hal yang menjadi haknya.

"Masyarakat berhak bertanya bapak dari mana, lalu misalnya dia siapa, terus surat perintah penarikan mana, tanda terima penarikan di mana," katanya.

Di pihak debt collector, ada beberapa kelengkapan yang harus dibawa ketika bekerja. Setidaknya mereka harus menunjukkan tanda pengenal agar orang tidak menduganya rampok.

Selain itu, seorang debt collector juga harus menunjukkan surat perintah penarikan, identitas leasing, membuat tanda terima dari penyerah dan penerima supaya jelas.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

Regional
Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Regional
Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Regional
Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Regional
Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Regional
Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya di Padang, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya di Padang, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Regional
Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Regional
Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Regional
Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Regional
Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Regional
Tangani 'Recovery' Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Tangani "Recovery" Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Regional
4 Kasus Perdagangan Bayi di Berbagai Daerah, Dijual untuk Bayar Persalinan hingga Ditawarkan di Facebook

4 Kasus Perdagangan Bayi di Berbagai Daerah, Dijual untuk Bayar Persalinan hingga Ditawarkan di Facebook

Regional
Emil Dardak: Gara-gara Nyanyikan Lagu Glenn Fredly Saya Bisa Naik ke Pelaminan

Emil Dardak: Gara-gara Nyanyikan Lagu Glenn Fredly Saya Bisa Naik ke Pelaminan

Regional
8 Bulan Antraks Menyebar di Gunungkidul, 27 Warga Positif dan Hindari Makan Daging Sapi Sakit

8 Bulan Antraks Menyebar di Gunungkidul, 27 Warga Positif dan Hindari Makan Daging Sapi Sakit

Regional
Cari Ikan Tengah Malam di Sungai Progo, Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus

Cari Ikan Tengah Malam di Sungai Progo, Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X