[POPULER NUSANTARA] Anak Wakil Wali Kota Tidore Dicemooh Kerja Kuli Bangunan | Viral Mobil Parkir di Dalam Warung Pecel Lele

Kompas.com - 11/07/2019, 05:25 WIB
Aksi sejumlah debt collector di Medan yang terekam dalam video di Instagram @tribunmedandaily. Dok. @tribunmedandailyAksi sejumlah debt collector di Medan yang terekam dalam video di Instagram @tribunmedandaily.

Ia dan karyawannya pun dibuat kaget lantaran ada sebuah mobil terparkir di tempatnya berjualan. Ia pun sempat menunggu pemilik mobil, tetapi tak kunjung datang.

"Iya itu malam Minggu kejadiannya pas lagi ramainya pembeli. Saya juga kaget kok ada mobil. Kemudian kami tungguin, tapi pemiliknya enggak datang akhirnya kami langsung buka warungnya," katanya kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, pemilik mobil tak tahu tempat itu jadi tempat berjualan pecel lele. Akibatnya, jumlah pembeli berkurang karena tidak mendapatkan tempat duduk.

"Iya otomatis berkurang karena ada tiga meja yang hilang atau tidak terpasang, apalagi malam Minggu banyak pembeli, meja kurang pasti pergi," ungkapnya.

Edi menjelaskan, pada pukul 22.00 WIB, seorang wanita muda datang ke lokasi dan melihat mobilnya berada di dalam warung pecel lele.

Wanita tersebut pun meminta maaf dan mengaku bahwa dirinya sedang dikejar pihak leasing mobil sehingga terpaksa memarkirkannya di pinggir jalan tersebut.

Baca juga: Viral Mobil Parkir di Dalam Warung Pecel Lele, Ini Kata Cak Edi Pemilik Lapak

4. Dicegat debt collector lakukan hal ini

Aksi debt collector melakukan penarikan paksa kendaraan yang kreditnya macet memang meresahkan.

Penarikan tersebut sebenarnya sudah diatur dalam perundang-undangan. Namun, aksi mereka ketika di jalanan justru masuk ke ranah pidana karena sudah melampaui batas.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, peristiwa penarikan paksa seperti kasus Putra Rama di Simpang Selayang beberapa waktu lalu, menjadi pidana karena disertai perilaku yang tidak sesuai prosedur dan melanggar undang-undang lainnya atau melampaui batas.

Berdasarkan Undang-undang fidusia, sah-sah saja mereka melakukan penarikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X