Identitas 6 "Debt Collector" yang Beraksi di Medan Sudah Diketahui

Kompas.com - 11/07/2019, 09:05 WIB
Aksi sejumlah debt collector di Medan yang terekam dalam video di Instagram @tribunmedandaily. Dok. @tribunmedandailyAksi sejumlah debt collector di Medan yang terekam dalam video di Instagram @tribunmedandaily.

MEDAN, KOMPAS.com - Polsek Sunggal sudah mengantongi identitas enam orang anggota debt collector yang beraksi bersama FS di Jalan Setia Budi, Simpang Selayang, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (5/7/2019) kemarin saat berupaya menarik paksa satu unit mobil warna putih bernomor BK 1239 VV.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan hal tersebut kepada Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

FS sendiri hingga kini masih ditahan guna memudahkan pemeriksaan. "Ya, FS masih kita lakukan penahanan," katanya.

Menurutnya, pihaknya tidak melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap perusahaan yang mempekerjakan pada debt collector untuk menarik mobil yang saat itu dikendarai korban yang bernama Putra Rama tersebut.


Baca juga: Lakukan Hal Ini jika Dicegat Debt Collector di Jalan

"Kita memang masih melakukan pencarian. Identitas mereka sudah dapat semua. Saya lupa inisialnya. Perusahaannya tidak kita lakukan pemanggilan untuk pemeriksaan tapi kita koordinasi via telepon tolong dibantu datangkan karyawannya," katanya. 

Yasir mengatakan, dari pemeriksaan, kata dia, FS memang merupakan debt collector. Mengenai surat tugas dari perusahaan yang memerintahkannya dipegang oleh salah satu orang yang masih dalam pencarian.

Pengakuan pelaku FS

Dari hasil pemeriksaan, FS mengaku ditugasi oleh sebuah perusahaan menuju tempat wisata Hairos Medan Tuntungan untuk menarik mobil yang dikemudikan korban atas nama Putra Rama.

Saat itu, FS dan rekan-rekannya menghentikan mobil yang dikemudian korban saat ke luar dari lokasi objek wisata tersebut namun korban menolak dan berusaha menghindar namun kemudian mobil yang dikemudikan Putra Rama menyerempet sepeda motor tersangka FS.

Baca juga: Detik-detik Mobil Digebrak Debt Collector hingga Penumpang Menjerit Ketakutan, Ini Penjelasan Polisi

Saat mobil terjebak kemacetan di Simpang Selayang itu lah terjadi aksi kekerasan yang dilakukan FS dan kawan-kawannya.

Mereka memukul kaca mobil dan meneriaki orang yang ada di dalam mobil. Aksi mereka direkam oleh orang di dalam mobil yang kemudian viral di media sosial dan pemberitaan.

Aksi debt collector ini meresahkan warga sebab beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada hari Rabu (3/7/2019), Polres Serdang Bedagai menangkap enam pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di Jalan Lintas Sumatera, Medan - Tebing Tinggi.

Saat beraksi, keenam pelaku menggunakan modus/berkedok sebagai debt collector. 

Baca juga: Viral, Aksi Debt Collector Berupaya Ambil Paksa Sebuah Mobil di Medan, Satu Pelaku Ditangkap



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X