Polisi Gagalkan Peredaran 59 Kilogram Sabu dalam Bungkus Teh di Medan

Kompas.com - 11/07/2019, 18:10 WIB
Salah seorang tersangka kasus 59 kg sabu memberikan jawaban ketika dihadapkan pada awak media yang hadir dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (11/7/2019). Dalam pengungkapan ini, 7 orang berhasil ditangkap dan 1 orang masih DPO. Istimewa Salah seorang tersangka kasus 59 kg sabu memberikan jawaban ketika dihadapkan pada awak media yang hadir dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (11/7/2019). Dalam pengungkapan ini, 7 orang berhasil ditangkap dan 1 orang masih DPO.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 59 narkotika jenis sabu berhasil diamankan Tim Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Sabu tersebut didapatkan dari tujuh orang tersangka yang ditangkap di beberapa daerah di Sumut.

Wakil Kepala Polda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, puluhan kilogram sabu tersebut dipasok dari Taiwan, Myanmar, China dan masuk melalui Malaysia. Hal itu dikatakan Mardiaz dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (11/7/2019),

Menurut Mardiaz, RS adalah tersangka yang pertama kali ditangkap di Jalan Iskandar Muda, Medan Petisah, tepatnya di rumah makan Simpang Raya, pada 27 Juni 2019, pukul 12.00 WIB. Saat penangkapan, ditemukan barang bukti 3 kilogram sabu yang dikemas dalam plastik teh warna hijau emas bertuliskan Guanyinwang.

Baca juga: Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Dari pemeriksaan, RS berangkat dari Tanjung Balai bersama tersangka A menggunakan kereta api. Tersangka A kemudian ditangkap di Hotel Transit Jalan Gajah Mada, Petisah.  

Keduanya mengaku masih menyimpan tujuh bungkus sabu di Tanjung Balai. Polisi kemudian menemukan 7 kilogram sabu berbungkus teh Guanyingwang.

"Tersangka A mengaku menerima 10 kilogram sabu itu dari orang yang tidak dikenal atas suruhan U (DPO) di daerah Bagan Asahan," kata Mardiaz.

Masih dari keterangan RS dan A, polisi kemudian menangkap MAA di Jalan Mesjid I Desa Sekip Lubuk Pakam, pada 7 Juli 2019, sekitar pukul 01.00 WIB. Dari MAA, diperoleh 5 kilogram sabu yang dibungkus kemasan Chines Tea Gift warna merah.

Kemudian, dari keterangan MAA, polisi menangkap tersangka R alias T dan J di Jalan Iskandar Muda, Medan Baru, pada 8 Juli 2019, sekitar pukul 17.00 WIB. Dari keduanya, didapat 2 goni plastik berisikan 40 bungkus sabu kemasan Guanyinwang seberat 40 kilogram. 

Baca juga: Modus Baru Pengedar Narkoba, Tempelkan Paket Sabu di Pot Trotoar

Dalam pengembangan selanjutnya, polisi memeroleh informasi S dan H menyimpan sabu di Jalan Ring Road/Gagak Hitam Medan. Pada pukul 20.00 WIB, keduanya berhasil ditangkap bersama 1 goni plastik berisikan 4 bungkus sabu kemasan Guanyinwang seberat 4 kilogram.

Dalam penangkapan, RS, MAA, S dan H, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena berusaha melarikan diri.

Ketujuh tersangka disangka melanggar Pasal 114  ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan tertangkapnya barang bukti ini, ditaksir dapat menyelamatkan 590.000 anak bangsa, dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 orang pengguna," ujar Mardiaz.

Baca juga: Pura-pura Buang Air hingga Tertabrak Truk di Tol, Kurir Sabu Akhirnya Tewas

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jebol Pipa Minyak Chevron, 4 Pencuri Dibekuk Polisi

Jebol Pipa Minyak Chevron, 4 Pencuri Dibekuk Polisi

Regional
Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Regional
Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Regional
Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang 'Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov'

Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang "Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov"

Regional
Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Regional
Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Regional
Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Regional
Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Regional
Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Regional
Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Regional
Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Regional
Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Regional
Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Regional
Close Ads X