Menyamar Jadi Polisi, Gerombolan Perampok Rampas Harta Tukang Parkir, Ini Faktanya

Kompas.com - 12/07/2019, 09:27 WIB
Wadir Reskrimum Polda Sumatera Utara, AKBP Donald P Simanjuntak di Mapolda Sumut (tengah) Kamis (11/7/2019) menunjukkan barang bukti milik 6 orang komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan yang menyamar sebagai polisi di Batang Kuis, Deli Serdang beberapa waktu lalu. Dewantoro Wadir Reskrimum Polda Sumatera Utara, AKBP Donald P Simanjuntak di Mapolda Sumut (tengah) Kamis (11/7/2019) menunjukkan barang bukti milik 6 orang komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan yang menyamar sebagai polisi di Batang Kuis, Deli Serdang beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com - Tim Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut berhasil menangkap empat dari enam anggota komplotan perampok yang sering menyamar sebagai polisi saat melakukan aksinya.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumatera Utara, AKBP Donald P Simanjuntak mengatakan, komplotan tersebut juga menggunakan senjata airsoft gun untuk meyakinkan korban mereka.

Sementara itu, dua pelaku lagi masih jadi buron pihak kepolisian.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Modus komplotan perampok saat beraksi

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Menurut AKBP Donald, para pelaku beraksi pada 28 Juni 2019, sekitar pukul 01.20 WIB, di Pinggir Jalan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Korbannya saat itu adalah Imam Syafi'i, seorang juru parkir di wilayah tersebut.

Saat Imam sedang duduk di atas sepeda motornya. Kemudian, para pelaku datang dengan menggunakan satu unit mobil mini bus warna silver dan berhenti di dekat korban.

Selanjutnya, keenam pelaku turun dari mobil dan mengaku sebagai anggota polisi. Mereka menuduh Imam sebagai bandar narkoba sambil menodongkan air softgun. Para pelaku kemudian menutup kepala korban dengan menggunakan kain goni.

Selanjutnya, para pelaku memiting leher korban. Setelah berhasil dilumpuhkan, korban kemudian dimasukan ke mobil dan para pelaku memborgol serta memukuli korban.

Sementara, para pelaku lain membawa sepeda motor milik korban.

"Pelaku lainnya mengambil handphone milik korban dan korban diturunkan di Lapangan Ladon Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan," kata Donald.

Baca juga: Komplotan Perampok di Medan Menyamar sebagai Polisi, Begini Kronologinya

2. Menggunakan airsoft gun untuk beraksi

Ilustrasi pistol 9 mm.Shutterstock Ilustrasi pistol 9 mm.

Empat pelaku akhirnya berhasil ditangkap Tim Reskrim Polda Sumut. Keempat pelaku tersebut ternyata memiliki peran masing-masing.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jebol Pipa Minyak Chevron, 4 Pencuri Dibekuk Polisi

Jebol Pipa Minyak Chevron, 4 Pencuri Dibekuk Polisi

Regional
Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Divonis 5 Bulan Penjara, Eks Panglima Laskar Jihad Indonesia Tinggal Jalani Tahanan 11 Hari

Regional
Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penahanan Pimpinan Pesantren

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Seorang Ayah Gantung Diri Setelah Bunuh Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Pria Ini Tega Aniaya Putrinya Usia 2 Tahun hingga Tangan dan Kaki Patah

Regional
Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang 'Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov'

Stadion GBLA Rusak, Ridwan Kamil Bilang "Kalau Gak Sanggup Serahkan Ke Pemprov"

Regional
Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Otak Pembunuh Siswi SMP yang Diperkosa 14 Pria Menanti Hukuman Mati

Regional
Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Video Adegan Mesra 2 PNS Beredar, Kisah Cintanya Berujung Bui

Regional
Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Regional
Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Temukan 5 Video Mesum dengan Wanita Lain, Istri Laporkan Perwira Polda Bali ke Polisi

Regional
Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Truk Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 20 Meter, Sopir dan Kernet Terluka

Regional
Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Sudah 3 Tahun, SD Negeri di Jawa Tengah Ini Tak Punya Siswa Baru

Regional
Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Penyebab Magma Encer Keluar dari Gunung Karangetang

Regional
Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Sebut Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren Fitnah, 3 Orang Ditangkap

Regional
Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri Dicoret dari Pengurus Yayasan

Regional
Close Ads X