Menyamar Jadi Polisi, Gerombolan Perampok Rampas Harta Tukang Parkir, Ini Faktanya

Kompas.com - 12/07/2019, 09:27 WIB
Ilustrasi pistol 9 mm. ShutterstockIlustrasi pistol 9 mm.

"Pelaku lainnya mengambil handphone milik korban dan korban diturunkan di Lapangan Ladon Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan," kata Donald.

Baca juga: Komplotan Perampok di Medan Menyamar sebagai Polisi, Begini Kronologinya

2. Menggunakan airsoft gun untuk beraksi

Empat pelaku akhirnya berhasil ditangkap Tim Reskrim Polda Sumut. Keempat pelaku tersebut ternyata memiliki peran masing-masing.

Gokroha Satu Sangkapta Manalu (37) yang berperan sebagai polisi. Kemudian, Muda Remaja Parlis (37) yang ikut melakukan penangkapan terhadap korban dengan menodongkan satu pucuk airsoft gun.

Kemudian Andri Syahputra (30), berperan ikut melakukan penangkapan terhadap korban dan membawa sepeda motor korban.

Pelaku keempat adalah M Rahul (26), yang berperan ikut melakukan penangkapan terhadap korban.

Baca juga: Senjata Api yang Digunakan Perampok Toko Emas Balaraja Ternyata Palsu

3. Dua pelaku berhasil masih buron

Perampokan.Thinkstock Perampokan.

Polisi masih mengejar dua anggota komplotan perampok bermodus menyamar sebagai polisi. Kedua pelaku tersebut berinisial S alias T (40) dan B (35).

"Dua pelaku yang masih DPO berinisial S alias T (40) dan B (35). Keduanya tersangka itu masih dalam pengejaran petugas," kata Donald.

Sementara itu, akibat perbuatannya, para pelaku terancam pasal 365 KUHP, dengan ancaman kurungan pidana 12 tahun penjara.

Baca juga: Fakta Baru Tabrak Lari di "Overpass" Manahan, Identitas Pelaku Terlacak hingga Korban Meninggal di Rumah Sakit

4. Polisi amankan barang bukti berupa airsoft gun

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Selain menangkap empat pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 1 pucuk senjata airsoft gun merk Taurus berikut magazin, 1 pucuk senjata airsoft gun merk KWC berikut magazin, 1 buah kemasan minyak rambut yang berisi mimis.

Kemudian, 2 buah tabung gas senjata airsoft gun, 1 buah tas sandang warna hitam, 1 buah borgol tangan warna silver dan 1 unit ponsel dan sebuah STNK dan 1 unit sepeda motor.

Dari enam pelaku, polisi berhasil meringkus 4 anggota komplotan. Dua pelaku lainnya masih buron.

Hingga saat ini polisi masih mendalami keterangan dari para pelaku di Mapolda Sumut.

Baca juga: Perampok Toko Emas Balaraja Residivis Perampokan di Malaysia

Sumber: KOMPAS.com (Dewantoro)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X