Kronologi Pembunuhan Istri Pendeta, Pelaku Utang Rp 40 Juta hingga Diancam Lapor Mertua

Kompas.com - 29/07/2019, 20:51 WIB
BREAKINGNEWS: Boru Siagian Dibunuh dengan Tangan Terikat di Jalan Abadi, Darah Mengering di Dapur. Pihak keluarga memadati lokasi kejadian, Minggu (28/7/2019). 
TribunnewsBREAKINGNEWS: Boru Siagian Dibunuh dengan Tangan Terikat di Jalan Abadi, Darah Mengering di Dapur. Pihak keluarga memadati lokasi kejadian, Minggu (28/7/2019).
Editor Rachmawati

MEDAN, KOMPAS.com - Misteri kematian Erawati boru Siagian (56), istri seorang pendeta di rumah kontrakannya, di Jalan Abadi No 50 A, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, akhirnya terungkap.

Setelah melakukan penyelidikan pada Minggu (28/7/2019), ada beberapa orang yang dicurigai oleh polisi.

"Kemudian dapatlah ada tiga nama. Salah satunya menjerumus kepada pelaku DM," jelas Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting.

Syarif menjelaskan bahwa pelaku bernama Dimas Satria Agung (36), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas.

Baca juga: Istri Pendeta Tewas dengan Tangan Terikat, Diduga Dibunuh karena Utang Piutang

Syarif mengatakan bahwa motif pelaku membunuh korban karena masalah utang piutang.

"Pelaku inisial DM (40). Jadi motif pelaku membunuh korban dikarenakan utang piutang," kata Syarif via telepon seluler, Senin (29/7/2019).

"Korban ini rentenir, dia ngasih-ngasih pinjam uang sama orang berbunga. Pelaku ada meminjam uang sekitar Rp 40 juta dan sisa tinggal Rp 23 juta," sambungnya.

Syarif menuturkan, karena sisa hutang tak kunjung dibayar, korban mengancam akan memberitahukan kepada mertuanya, bahwa pelaku memiliki hutang.

"Nanti aku laporkan sama mertuamu kalau tak kau bayar hutangmu ini," ucap Syarif saat menirukan perkataan korban yang disampaikan kepada pelaku saat kejadian.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Istri Pendeta Mengaku Wartawan

Pelaku dan korban kemudian bertengkar di dapur rumah.

"Pelaku mungkin kalap terus dipukulnya korban pakai kursi kayu dan pisau. Kemudian untuk memastikan korban tewas, DM menyumpal mulut korban dan mengikat kedua tangannya," ungkap Syarif.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X