Mengungkap Kasus Pembunuhan Istri Pendeta, Bekas Luka Cakar hingga Mengaku Wartawan

Kompas.com - 30/07/2019, 14:55 WIB
BREAKINGNEWS: Boru Siagian Dibunuh dengan Tangan Terikat di Jalan Abadi, Darah Mengering di Dapur. Pihak keluarga memadati lokasi kejadian, Minggu (28/7/2019). 
TribunnewsBREAKINGNEWS: Boru Siagian Dibunuh dengan Tangan Terikat di Jalan Abadi, Darah Mengering di Dapur. Pihak keluarga memadati lokasi kejadian, Minggu (28/7/2019).

KOMPAS.com - Polisi terpaksa menembak kaki DM (40), pelaku pembunuhan Erawati Br Siagian (56), karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Pembunuhan yang diduga dilatarbelakangi oleh masalah utang piutang itu membuat gempar warga sekitar rumah kontrakan korban di Jalan Abadi, No 50 A, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Medan.

Berdasar keterangan polisi, DM sempat mengaku sebagai wartawan saat hendak ditangkap aparat kepolisian.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kronologi pembunuhan versi polisi

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting menjelaskan, aksi pembunuhan Erawati diduga kuat karena masalah utang piutang.

Berdasarkan pengakuan DM ke polisi, dirinya memiliki sejumlah utang kepada Erawati.

"Pelaku inisial DM (40). Jadi motif pelaku membunuh korban dikarenakan hutang piutang," kata Syarif via telepon seluler, Senin (29/7/2019).

"Korban ini rentenir, dia ngasih-ngasih pinjam uang sama orang berbunga. Pelaku ada meminjam uang sekitar Rp 40 juta dan sisa tinggal Rp 23 juta," sambungnya.

Syarif menuturkan, karena sisa hutang tak kunjung dibayar sama pelaku, korban lalu mengancam pelaku akan memberitahukan kepada mertuanya, bahwa dia (pelaku) memiliki hutang.

"Nanti aku laporkan sama mertuamu kalau tak kau bayar utangmu ini," ucap Syarif saat menirukan perkataan korban yang disampaikan kepada pelaku saat kejadian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X