Pembunuh Istri Pendeta Sempat Merokok di Samping Korban

Kompas.com - 30/07/2019, 16:46 WIB
Dimas memeragakan saat duduk di samping korban. Dimas sempat menonton polisi saat olah TKP di rumah korban. DewantoroDimas memeragakan saat duduk di samping korban. Dimas sempat menonton polisi saat olah TKP di rumah korban.

MEDAN, KOMPAS.com - Dimas Satria Agung (36), pelaku pembunuhan terhadap istri pendeta, Erawati boru Siagian (56), memeragakan beberapa adegan saat dia memukul dan menusuk korban hingga tewas.

Dari hasil reka ulang, Selasa (30/7/2019), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas tersebut diketahui sempat duduk dan merokok di sebelah korban, sebelum kemudian pergi meninggalkan lokasi pembunuhan.

Dimas dihadirkan di Mapolsek Sunggal, Selasa siang. Dengan keringat mengucur di kening dan jalan sedikit tertatih karena kedua kakinya ditembak.

Dimas mengaku awalnya memukul korban dengan kursi sebanyak dua kali.

Saat korban tersungkur, dia menusuk leher korban dengan pisau dapur.

Korban yang berteriak-teriak, kemudian didiamkan dengan memasukkan kain ke mulut korban.

Dimas lalu mengikat tangan korban yang mencoba mengambil sesuatu.

Pelaku juga menutup bekas tusukan di leher korban dengan kain.  

Dimas juga masih sempat menelepon rekannya bermarga Sihombing dan menceritakan perbuatannya.

"Rokok itu punya saya, waktu kami bicara kami memang merokok di situ," kata Dimas.

Baca juga: Mengungkap Kasus Pembunuhan Istri Pendeta, Bekas Luka Cakar hingga Mengaku Wartawan

Menurut Dimas, awalnya dia berbicara dengan korban tentang  pelunasan utangnya. Dimas meminta kepada korban agar bisa melunasi dengan cara mencicil.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X