Pesta Sabu di Area Pemakaman Masjid, Pelaku Kabur saat Ketahuan Polisi

Kompas.com - 31/07/2019, 16:28 WIB
Edwin Tanjung saat ditangkap Tim Pegasus Polsek Medan Kota, Rabu (24/7/2019). Dia adalah satu dari sejumlah orang yang diketahui memakai narkotika jenis sabu di areal pemakaman Masjid Raya Al Mashun, Medan. Dok Polsek Medan KotaEdwin Tanjung saat ditangkap Tim Pegasus Polsek Medan Kota, Rabu (24/7/2019). Dia adalah satu dari sejumlah orang yang diketahui memakai narkotika jenis sabu di areal pemakaman Masjid Raya Al Mashun, Medan.

MEDAN, KOMPAS.com - Edwin Tanjung, warga Simpang Limun, Kecamatan Medan Amplas, Medan, Sumatera Utara, ditangkap Tim Pegasus Polsek Medan Kota, karena mengonsumsi narkotika jenis sabu di areal pemakaman Masjid Raya Al Mashun, Medan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin mengakan, penangkapan Edwin dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi di area pemakaman Masjid Raya sedang dilakukan pesta sabu.

Menurut Ainul, polisi selanjutnya melakukan pengintaian. Kemudian, polisi menemukan beberapa orang yang sedang melangsungkan pesta sabu.

"Namun, saat didekati mereka semua melarikan diri," ujar Ainul kepada wartawan, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Saat dilakukan pengejaran, menurut Ainul, satu orang pemakai sabu berlari ke arah Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun.

Selanjutnya, pelaku yang belakangan diketahui bernama Edwin tersebut berhasil ditangkap di Gang Asli di Jalan Brigjen Katamso.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket plastik sisa berisi sabu, 1 unit ponsel dan1 bahan pemantik api.

Kemudian, polisi menemukan1 gelas air mineral yang sudah dirakit beserta pipa kaca sebagai alat hisap sabu, dan 1 sedotan plastik berbentuk runcing.

"Pelaku langsung diboyong ke Mako Polsek Medan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ainul.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PDI-P Sudah Putuskan 9 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Ini Bocorannya

PDI-P Sudah Putuskan 9 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Ini Bocorannya

Regional
Disdikpora Gunungkidul Sebut Banyak SD dan SMP Kekurangan Murid

Disdikpora Gunungkidul Sebut Banyak SD dan SMP Kekurangan Murid

Regional
Siswi SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK karena Terbeban

Siswi SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK karena Terbeban

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Minta Maaf dan Menyesal

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Minta Maaf dan Menyesal

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Bali Capai 1.900, Warga Diminta Lebih Disiplin

Kasus Positif Covid-19 di Bali Capai 1.900, Warga Diminta Lebih Disiplin

Regional
Masuk Kategori IKP Tinggi di Jateng, Begini Komentar Bawaslu Sukoharjo

Masuk Kategori IKP Tinggi di Jateng, Begini Komentar Bawaslu Sukoharjo

Regional
Video Viral Wakil Bupati Garut Mengadu Layangan dan Kalah

Video Viral Wakil Bupati Garut Mengadu Layangan dan Kalah

Regional
Ratusan Anggota Polisi Akan Direhabilitasi Setelah Mengaku Gunakan Narkoba

Ratusan Anggota Polisi Akan Direhabilitasi Setelah Mengaku Gunakan Narkoba

Regional
Gegara Bansos Covid-19, Seorang Ketua RT Dapat Ancaman Pembunuhan dari Warga

Gegara Bansos Covid-19, Seorang Ketua RT Dapat Ancaman Pembunuhan dari Warga

Regional
Pemprov Jabar Gaet 1.000 UKM untuk Buat 10 Juta Masker

Pemprov Jabar Gaet 1.000 UKM untuk Buat 10 Juta Masker

Regional
Pengakuan Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya: Saya Tak Terima Istri Dimarahi

Pengakuan Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya: Saya Tak Terima Istri Dimarahi

Regional
Sebelum Setubuhi Adik Kandung Usia 13 Tahun, Kakak Berbisik: 'Kalau Dua Beradik Boleh'

Sebelum Setubuhi Adik Kandung Usia 13 Tahun, Kakak Berbisik: "Kalau Dua Beradik Boleh"

Regional
Kronologi Seorang Pengusaha Rekayasa Perampokan, Takut Ditagih Utang hingga Tusuk Dada Sendiri

Kronologi Seorang Pengusaha Rekayasa Perampokan, Takut Ditagih Utang hingga Tusuk Dada Sendiri

Regional
6 Tahanan di Jayapura Kabur, 3 Positif Covid-19

6 Tahanan di Jayapura Kabur, 3 Positif Covid-19

Regional
Tak Terima Istri Dimarahi, Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya

Tak Terima Istri Dimarahi, Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X