Marah Barangnya Dicuri, Seorang Napi Bunuh Rekan Satu Kamarnya

Kompas.com - 31/07/2019, 21:42 WIB
SB, pelaku pembunuhan terhadap rekan satu kamarnya di Lapas Klas 2B Tebing Tinggi. Pembunuhan dilatarbelakangi dendam lantaran barang-barangnya dicuri korban. IstimewaSB, pelaku pembunuhan terhadap rekan satu kamarnya di Lapas Klas 2B Tebing Tinggi. Pembunuhan dilatarbelakangi dendam lantaran barang-barangnya dicuri korban.

 

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang narapidana berinisial SB di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Tebing Tinggi menghabisi nyawa satu rekan kamarnya berinisial DS. Pembunuhan tersebut diduga berlatarbelakang dendam. 

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Rahmadani mengatakan, pelaku merupakan warga Medan.

Sementara itu, korban merupakan warga Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi. Dijelaskannya, penyebab SB membunuh DS karena barang-barangnya dicuri korban yang tak pernah mengakuinya. 

"Pelaku gelap mata lalu menghabisi nyawa rekan satu kamarnya menggunakan kayu dengan cara memukulinya hingga tewas," jelasnya, Rabu (31/7/2019). 

Baca juga: Penyesalan Elga Bunuh Siswa SMK gara-gara Masalah Lowongan Kerja

Dijelaskanya, kedua pelaku di dalam satu sel memiliki latar belakang kejahatan yang berbeda. SB merupakan napi yang terlibat dalam kasus narkoba. Sedangkan korban DS dipenjara karena kasus pencurian.  

"Saat ini, pelaku berada di Polres Tebing Tinggi untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhyangkara Polda Sumatera Utara untuk diotopsi," katanya. 

Baca juga: Siswa SMK Tewas Dianiaya gara-gara Menjawab Lowongan Kerja



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Regional
Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Regional
Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Regional
Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X