[POPULER NUSANTARA] PLN Padamkan Listrik Bergilir | Cara Bupati Madiun Tutup Prostitusi

Kompas.com - 09/08/2019, 05:55 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan
Editor Rachmawati

Manajer Unit Pembangkit Made Hartayasa menambahkan, dari dua turbin yang beroperasi, satu turbin dipadamkan selama program perawatan.

Satu turbin itu bisa menghasilkan daya hingga 30 MW. "Saat ini sudah hari ke-19 dari 40 hari proses pemeliharaan," ujar Made.

Baca juga: Turbin Lama Dibongkar, PLN Padamkan Listrik Bergilir

 

2. Buron 7 tahun, pelaku perampokan dan perkosaan ditangkap

Seorang pelaku perampokan dan pemerkosaan di Kabupaten Musiwaras, Sumatera Selatan, akhirnya ditangkap setelah buron selama 7 tahun pada Rabu (7/8/2019) di rumah pelaku.

Pelaku adalah S (26), warga Desa Sembatu Jaya, Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan.

Pada 2012, S bersama komplotan merampok rumah WI, warga Muara Kelingi. Setelah menguras harta benda korban, para pelaku mengikat WI di dapur lalu memerkosa istri WI.

Baca juga: Buron 7 Tahun, Pelaku Perampokan Disertai Perkosaan Ini Akhirnya Ditangkap

 

3. Bupati Madiun tutup lokalisasi

BERIKAN KETERANGAN --Bupati Madiun, Ahmad Dawami memberikan keterangan terkait penutupan prostitusi tua yang sudah beroperasi setengah abad di Pasar Muneng, Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis ( 8/8/2019)MUHLIS AL ALAWI BERIKAN KETERANGAN --Bupati Madiun, Ahmad Dawami memberikan keterangan terkait penutupan prostitusi tua yang sudah beroperasi setengah abad di Pasar Muneng, Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis ( 8/8/2019)
Bupati Madiun Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing memiliki cara unik untuk menutup area prostitusi tua yang sudah beroperasi hingga setengah abad di beberapa titik di Kabupaten Madiun.

Tak hanya menyidak, Kaji Mbing yang belum genap menjabat sebagai Bupati Madiun setahun rela menyamar berpura-pura menjadi pelanggan pekerja seks komersial di area lokalisasi.

Kenekatan Bupati Kaji Mbing menyamar menjadi pelanggan bukan tanpa sebab. Ia ingin memastikan lokalisasi yang sudah berpuluh-puluh tahun masih beroperasi atau sebaliknya.

"Saya menyamar jadi pelanggan biar saya mendapatkan keyakinan pasti kalau lokalisasi itu benar-benar masih beroperasi," jelas Kaji Mbing kepada Kompas.com, Kamis ( 8/8/2019).

Ia nekat menyamar lantaran beberapa titik lokalisasi sebelumnya sudah diperingatkan aparat Satpol PP untuk ditutup secara permanen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rian Ernest Bakal Atur Keberadaan Taksi Online di Batam

Rian Ernest Bakal Atur Keberadaan Taksi Online di Batam

Regional
Kisah Miris Tiga Bocah Bersaudara Pemakan Sabun di Tapanuli Selatan, Si Bungsu Sampai Kurang Gizi

Kisah Miris Tiga Bocah Bersaudara Pemakan Sabun di Tapanuli Selatan, Si Bungsu Sampai Kurang Gizi

Regional
Ini Alasan Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Sekolah Yakin Anaknya Dibunuh

Ini Alasan Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Sekolah Yakin Anaknya Dibunuh

Regional
Pemkot Semarang Bangun Bendung Gerak KBB untuk Kendalikan Banjir

Pemkot Semarang Bangun Bendung Gerak KBB untuk Kendalikan Banjir

Regional
Cerita Pengungsi Banjir Karawang: Sejak Awal Tahun, Sudah 7 Kali Banjir Menerjang...

Cerita Pengungsi Banjir Karawang: Sejak Awal Tahun, Sudah 7 Kali Banjir Menerjang...

Regional
Firasat Ibu Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah: Menangis Saat Membereskan Seragam Korban

Firasat Ibu Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah: Menangis Saat Membereskan Seragam Korban

Regional
Misteri Siswi SMP Tewas di Gorong-gorong Sekolah Terungkap, Ibu Korban Ingin Pembunuhnya Dihukum Mati

Misteri Siswi SMP Tewas di Gorong-gorong Sekolah Terungkap, Ibu Korban Ingin Pembunuhnya Dihukum Mati

Regional
Ibu Delis: Saya Berharap Tuhan Membuka Penyebab dan Pembunuh Anak Saya...

Ibu Delis: Saya Berharap Tuhan Membuka Penyebab dan Pembunuh Anak Saya...

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, Keluarga Bantah Tersangka IYA Melarikan Diri

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, Keluarga Bantah Tersangka IYA Melarikan Diri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Suami Istri Meninggal Hampir Bersamaan | Restoran Rindu Alam Resmi Ditutup

[POPULER NUSANTARA] Suami Istri Meninggal Hampir Bersamaan | Restoran Rindu Alam Resmi Ditutup

Regional
Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Lega, Misteri Pembunuhan Anaknya Tersingkap

Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Lega, Misteri Pembunuhan Anaknya Tersingkap

Regional
4 Fakta 6 Bocah Jadi Yatim Piatu dalam Sehari, Ayah Meninggal 7 Jam Setelah Ibunya

4 Fakta 6 Bocah Jadi Yatim Piatu dalam Sehari, Ayah Meninggal 7 Jam Setelah Ibunya

Regional
Fakta Meninggalnya Pasien Suspect Virus Corona di Semarang, Gangguan Napas Berat dan Pulang dari Spanyol

Fakta Meninggalnya Pasien Suspect Virus Corona di Semarang, Gangguan Napas Berat dan Pulang dari Spanyol

Regional
Mengenang Restoran Rindu Alam, 40 Tahun Bertahan di Puncak Bogor, Kini Tutup Tak Beroperasi

Mengenang Restoran Rindu Alam, 40 Tahun Bertahan di Puncak Bogor, Kini Tutup Tak Beroperasi

Regional
Kominfo Ungkap Ratusan Hoaks Serang Indonesia Terkait Virus Corona

Kominfo Ungkap Ratusan Hoaks Serang Indonesia Terkait Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X