18 Anggota Pers Mahasiswa yang Dipecat Gugat Rektor USU ke PTUN

Kompas.com - 12/08/2019, 15:10 WIB
Pemimpin Umum Suara USU Yael Stefani Sinaga mengatakan, gugatan adalah upaya terakhir menuntut rektor mencabut SK pemecatan 18 anggota Suara USU, Senin (12/8/2019) MEI LEANDHA ROSYANTIPemimpin Umum Suara USU Yael Stefani Sinaga mengatakan, gugatan adalah upaya terakhir menuntut rektor mencabut SK pemecatan 18 anggota Suara USU, Senin (12/8/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Perjuangan 18 anggota pers mahasiswa Suara USU yang dipecat Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu, pada 25 Maret 2019 lalu, sampai di titik terakhir.

Bersama Perhimpunan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu), Pemimpin Umum Yael Stefani Sinaga dan Pemimpin Redaksi Suara USU Widiya Hastuti menggugat sang rektor ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Sidang perdana untuk gugatan Nomor 1319/UN5.1.R/SK/KMS/2019 itu akan digelar pada 14 Agustus 2019 mendatang.  

"Ini upaya terakhir agar rektor mencabut SK-nya," kata Yael kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Dua Mahasiswa USU Raih Emas dalam Ajang Inovasi Teknologi di Rusia

Kasus ini bermula dari sebuah cerita pendek (cerpen) yang diterbitkan Suarausu.co berjudul "Ketika Semua Menolak Kehadiran Diriku di Dekatnya" yang ditulis Yael Stefani Sinaga pada 12 Maret 2019.

Cerpen ini dituding berbau pornografi dan mengandung unsur kelompok minoritas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Rektor USU kemudian mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1319/UN5.1.R/SK/KMS/2019 tentang Pemecatan 18 Anggota Suara USU.

Tak terima dengan keputusan itu, para anggota dan mahasiswa melakukan protes.

Penyampaian protes mulai dari aksi demonstrasi sampai rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Sumut. Namun, hasilnya nihil tetap nihil.

Penolakan para mahasiswa itu tidak dapat mengubah keputusan yang telah dibuat rektor.

Pembongkaran sekretariat pers mahasiswa
 
Selain itu, pada 22 Juni 2019, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, rektorat membongkar sekretariat dan ruang redaksi Suara USU dengan alasan akan direnovasi.
 
Kemudian, pada pintu masuk ditempel tulisan, "Dilarang masuk gedung ini sedang renovasi, Pasal 551". 
 
Menurut mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya ini, tindakan rektorat sudah melanggar hak-hak anggota pers mahasiswa dan kebebasan pers.
 
Sebab, Suara USU adalah pers mahasiswa yang melakukan kerja-kerja jurnalistik. Untuk itu, berlaku asas kebebasan menyampaikan informasi.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Gudang SD Dipakai Simpan 29 Kg Ganja, Penjaga Sekolah Jadi Kurirnya

Regional
3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

3 Hari Hilang, Seorang Remaja Ditemukan Tewas dalam Pipa Waduk

Regional
Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Peretas Situs PN Kepanjen Tulis 'Begal Dibela, Pelajar Dipenjara'

Regional
Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Regional
Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Regional
Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Dua Rekomensi Penyelesaian Anak yang Disekap Ayahnya di Jember

Regional
Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya di Padang, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Kasus Anak Bunuh Ayah Kandungnya di Padang, Polisi Konsultasi ke Jaksa

Regional
Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Regional
Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Mahasiswa Jember Membusuk di Kamar Indekos, Saksi Lihat Kaki dan Perutnya Sudah Banyak Lalat

Regional
Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Sembilan Santri Lari dari Pesantren, Laporkan Guru Ngaji yang Cabuli 2 Teman Mereka

Regional
Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Regional
Tangani 'Recovery' Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Tangani "Recovery" Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Regional
4 Kasus Perdagangan Bayi di Berbagai Daerah, Dijual untuk Bayar Persalinan hingga Ditawarkan di Facebook

4 Kasus Perdagangan Bayi di Berbagai Daerah, Dijual untuk Bayar Persalinan hingga Ditawarkan di Facebook

Regional
Emil Dardak: Gara-gara Nyanyikan Lagu Glenn Fredly Saya Bisa Naik ke Pelaminan

Emil Dardak: Gara-gara Nyanyikan Lagu Glenn Fredly Saya Bisa Naik ke Pelaminan

Regional
8 Bulan Antraks Menyebar di Gunungkidul, 27 Warga Positif dan Hindari Makan Daging Sapi Sakit

8 Bulan Antraks Menyebar di Gunungkidul, 27 Warga Positif dan Hindari Makan Daging Sapi Sakit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X