Pria Ini Bunuh Abang Iparnya karena Dengar Sang Anak Mengigau dan Takut

Kompas.com - 12/08/2019, 18:35 WIB
IlustrasiKOMPAS Ilustrasi

 

 

MEDAN, KOMPAS.com - Sumarno tewas di tangan adik iparnya, Dalianto. Pembunuhan terhadap pria yang ditinggal pergi istri dan anaknya itu dilatarbelakangi sakit hati dan dendam sang adik ipar.

Korban kerap mengancam, memaki, dan memukul ibunya dan juga istrinya.


Bahkan, anak perempuan pelaku ketakutan dan mengigau. 

Baca juga: Dilarang Bawa Pulang Istri, Pria 63 Tahun Bunuh Kakak Ipar

Panit Reskrim Polsek Percut Seituan, Ipda Supriadi mengatakannya kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019).

Peristiwa itu terjadi di kediaman Dalianto di Jalan Sultan Ujung, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (10/8/2019) dini hari kemarin. 

Dijelaskannya, sesaat sebelum peristiwa pembunuhan, anak perempuan Dalianto, dalam tidurnya berulang kali mengucapkan, "Jangan pakde, jangan pakde".

"Kejadiannya Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Nah, anaknya pelaku ini kan manggil pakde sama korban," katanya.

Baca juga: Kasus Suami Bunuh Istri, Khoriah Dipastikan Tewas Akibat Pukulan Benda Tumpul

Dalianto kemudian menenangkan anaknya lalu mendatangi Sumarno yang tidur di ruang tamu untuk menanyakan sesuatu secara baik-baik.

Namun Sumarno tidak terima dan terjadi perkelahian.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X