Edy Rahmayadi: Bunda Menangis, Saya Pun Ikut Menangis

Kompas.com - 12/08/2019, 23:14 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri peringatan Hari Lansia Nasional di aula Raja Inal Siregar, Senin (12/8/2019)Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri peringatan Hari Lansia Nasional di aula Raja Inal Siregar, Senin (12/8/2019)
MEDAN, KOMPAS.com – Salah satu program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mewujudkan Sumut ber-martabat-nya adalah bantuan bedah rumah untuk para orangtua lanjut usia.
 
Kali ini, dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2019, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyerahkan berbagai bantuan, mulai bedah rumah untuk 22 penerima, kursi roda, bantuan stimulan usaha ekonomi produktif lansia, dan pembangunan sarana air minum serta sanitasi.
 
Pada acara yang berlangsung di aula Raja Inal Siregar lantai dua kantor gubernur itu, Edy sengaja tidak berpidato. Dia ingin lebih banyak mendengar keluhan dan kebutuhan para lansia.
 
"Saya tak mau baca sambutan, saya hanya mau bertanya satu pertanyaan saja, apa yang bisa saya perbuat untuk para orangtua saya ini?," kata Edy, Senin (12/8/2019).
 
 
Dirinya mengakui Pemerintah Provinsi Sumut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan para lansia.
 
Edy minta didoakan agar bisa membuat tempat berkumpul dan bersilaturahmi untuk para lansia dan berpesan jangan pernah menyerah karena usia.
 
Untuk menghangatkan suasana, dia menyanyikan lagu ‘Setulus Hatimu Semurni Cintamu’ milik Arie Koesmiran dan ‘Tuhan’ kepunyaan Bimbo. Lirik lagu yang sederhana dan menyentuh hati membuat mata beberapa hadirin berkaca-kaca.
 
"Bunda menangis, saya pun jadi ikut menangis, ini air mata bahagia. Kami mohon maaf dan berjanji pelan-pelan akan memperbaiki Sumut ini," ujarnya.
 
Mukhlis Lubis mewakili para lansia mengucapkan terima kasih Edy dan Pemprov Sumut. Katanya, acara ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada para lansia.
 
Begitu juga dengan seorang penerima bantuan, Masrah Lubis (71). Warga Jalan Garu 6, Kecamatan Medan Amplas ini mengaku kagum dengan apa yang dilakukan Edy. 
 
"Sampai umur saya sekarang, baru jaman Pak Edy-lah ada bantuan untuk kami lansia," katanya.
 
Jadi agenda rutin
 
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumut Nawal Lubis berharap program berbagi kepada masyarakat kurang mampu menjadi agenda rutin sehingga membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
 
Dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ada 250 paket bahan pokok yang dibagikan pihaknya kepada keluarga kurang mampu di sejumlah daerah di Sumut.
 
 
Di Kabupaten Deliserdang, Nawal menyerahkan bantuan kepada Nurikem (86), warga Pagarmerbau 3, Kecamatan Lubukpakam.
 
 
Tidak hanya itu, Nurikem yang tinggal di rumah berdinding tepas lapuk dan berlubang juga mendapat bantuan bedah rumah.
 
"Kalau memenuhi syarat, kami ajukan untuk dilakukan bedah rumah," kata Nawal.
 
Dari Deliserdang, Nawal kemudian menyerahkan bantuan kepada Novri Nitti yang tinggal di Jalan Murai Nomor 341, Desa Citaman Jernih, Kabupaten Serdangbedagai.
 
Lalu, kepada Ani Abdul Karim (79), warga Jalan Yos Sudarso, Gang Panitra, Lingkungan 4, Tanjungmulia, Kota Medan.
 
Sebelumnya, Nawal bersama Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari juga menyerahkan bantuan ke Kabupaten Langkat dan Kota Binjai. Penerima tak hanya warga kurang mampu, penderita TBC dan HIV juga mendapat bantuan dana pengembangan usaha.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X