Cerita Para Penikmat Kantin Mem USU, Warung Pilihan Mahasiswa yang Sedang Bokek

Kompas.com - 02/09/2019, 11:25 WIB
Warung makan ini dikenal dengan nama Kantin Mem. Lokasinya berada di sebelah Puslit SDAL, Pusat Jasa Ketenagakerjaan. Berdekatan dengan Fakultas Ilmu Budaya USU. Pemilik kantin, Ermiyati (63) yang selalu menyapa dengan ramah. KOMPAS.com/DEWANTOROWarung makan ini dikenal dengan nama Kantin Mem. Lokasinya berada di sebelah Puslit SDAL, Pusat Jasa Ketenagakerjaan. Berdekatan dengan Fakultas Ilmu Budaya USU. Pemilik kantin, Ermiyati (63) yang selalu menyapa dengan ramah.

Dengan harga murah meriah dan menu yang nikmat itu, menurutnya pantas saja jika mahasiswa dari fakultas lain kemudian makan di tempat ini.

"Bagusnya lagi, di sini makanannya terjamin untuk kesehatan mahasiswa. Masak hari ini, habis hari ini, besok masak lagi," katanya.

Menurut Widya, hampir setiap hari Kantin Mem dipenuh mahasiswa. Bahkan, para mahasiswa sampai harus makan di luar kantin. 

"Yang disebut ramai itu semua kursi di sini penuh. Orang makan sampai bawa piringnya ke depan kampus. Makanya, biasanya tiap mau tutup mereka ini keliling nyari piring," katanya.

Keberadaan Kantin Mem ini menurutnya sangat membantu mahasiswa USU. Mahasiswa bisa berhemat khususnya untuk memenuhi kebutuhan kuliah. 

"Jadi dia membantu mahasiswa, itu amal juga kan Mem ini. Dia juga tahu kali kadang uang kiriman orangtua lama sampeknya," katanya.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Joey menyampaikan hal senada.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Regional
Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Regional
16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

Regional
Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Regional
DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

Regional
Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Regional
Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Regional
Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Regional
Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Regional
Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Regional
Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Regional
Ibu yang Tega Bunuh Anak gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Ibu yang Tega Bunuh Anak gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Regional
Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Regional
1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

Regional
21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X