Cerita Para Penikmat Kantin Mem USU, Warung Pilihan Mahasiswa yang Sedang Bokek

Kompas.com - 02/09/2019, 11:25 WIB
Warung makan ini dikenal dengan nama Kantin Mem. Lokasinya berada di sebelah Puslit SDAL, Pusat Jasa Ketenagakerjaan. Berdekatan dengan Fakultas Ilmu Budaya USU. Pemilik kantin, Ermiyati (63) yang selalu menyapa dengan ramah. KOMPAS.com/DEWANTOROWarung makan ini dikenal dengan nama Kantin Mem. Lokasinya berada di sebelah Puslit SDAL, Pusat Jasa Ketenagakerjaan. Berdekatan dengan Fakultas Ilmu Budaya USU. Pemilik kantin, Ermiyati (63) yang selalu menyapa dengan ramah.

MEDAN, KOMPAS.com - Kantin Mem di Universitas Sumatera Utara ( USU) merupakan warung legendaris yang kerap dikunjungi para mahasiswa yang menginginkan makanan yang enak dengan harga terjangkau.

Di kantin yang sudah berdiri sejak 1997 ini, berbagai macam makanan disediakan. 

Mulai dari ayam semur, gorengan, kue, hingga mi rebus semuanya ada di kantin ini.

Seorang mahasiswa FIB jurusan Ilmu Sejarah USU, Widy mengatakan, Kantin Mem menjadi pilihan karena inilah kantin paling murah dan paling lengkap di USU.

Bahkan untuk mahasiswa yang sedang bokek pun, kantin ini bisa menjadi pilihan untuk tetap makan.

"Gimana tidak, dengan Rp10.000 saja kita bisa makan nasi, minum dan makan kue. Kenyang," ujar mahasiswi semester akhir ini saat berbincang dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kisah Kantin Mem di USU, Murah Meriah dan Tempat Makan Sebelum Demo

Mahasiswa penyuka ayam semur ini mengatakan, di Kantin Mem seporsi Indomie masih dihargai Rp 5.000. Bandingkan di tempat lain yang dijual seharga Rp 10.000-12.000 per porsi.

Dengan harga murah meriah dan menu yang nikmat itu, menurutnya pantas saja jika mahasiswa dari fakultas lain kemudian makan di tempat ini.

"Bagusnya lagi, di sini makanannya terjamin untuk kesehatan mahasiswa. Masak hari ini, habis hari ini, besok masak lagi," katanya.

Menurut Widya, hampir setiap hari Kantin Mem dipenuh mahasiswa. Bahkan, para mahasiswa sampai harus makan di luar kantin. 

"Yang disebut ramai itu semua kursi di sini penuh. Orang makan sampai bawa piringnya ke depan kampus. Makanya, biasanya tiap mau tutup mereka ini keliling nyari piring," katanya.

Keberadaan Kantin Mem ini menurutnya sangat membantu mahasiswa USU. Mahasiswa bisa berhemat khususnya untuk memenuhi kebutuhan kuliah. 

"Jadi dia membantu mahasiswa, itu amal juga kan Mem ini. Dia juga tahu kali kadang uang kiriman orangtua lama sampeknya," katanya.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Joey menyampaikan hal senada.

Joey mengatakan, memilih Kantin Mem karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya karena murah dan rasanya lumayan enak.

Mahasiswa penyuka mi ini menilai, ada kekurangan dari Kantin Mem yaitu kurang porsinya yang kurang banyak.

Sering kali dia kehabisan ketika datang ke kantin yang buka dari pagi hingga pukul 17.00 WIB ini.

Baca juga: Kantin Mbok Jum, Warung Makan Legendaris di Kampus UNS Solo

Rahmad, mahasiswa Fakultas Teknik USU yang baru saja makan siang di Kantin Mem mengatakan, kantin ini direkomendasikan oleh seniornya karena murah meriah dan enak.

"Banyak senior saya yang dulu sering makan di sini. Banyak sejarahnya dengan Mem (nama pemilik). Tak sekedar untuk makan dan minum saja, bahkan mau demo dulu makan atau kumpulnya di sini," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

Regional
Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Regional
Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Regional
Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Regional
Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Regional
Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Regional
Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Regional
Ibu yang Tega Bunuh Anak Gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Ibu yang Tega Bunuh Anak Gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Regional
Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Regional
1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

Regional
21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

Regional
1 Pegawai Puskesmas Turi di Lamongan Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup

1 Pegawai Puskesmas Turi di Lamongan Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup

Regional
16 Sapi Mati di Asahan, Ini Penyebabnya

16 Sapi Mati di Asahan, Ini Penyebabnya

Regional
TKI yang Pulang dari Malaysia Lewat Jalur Ilegal Berpotensi Bawa Virus Corona

TKI yang Pulang dari Malaysia Lewat Jalur Ilegal Berpotensi Bawa Virus Corona

Regional
60 Kamar Standar Hotel Bintang 3 Disediakan bagi Pasien Terkait Corona di Babel

60 Kamar Standar Hotel Bintang 3 Disediakan bagi Pasien Terkait Corona di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X