Fakta Kasus Perampokan Alfamart di Medan, Disekap di Kamar Mandi hingga 1 Tewas Ditembak

Kompas.com - 03/09/2019, 11:39 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menjelaskan kepada wartawan saat ekspos kasus perampokan di swalayan di Jalan Batu Sihombing, Deli Serdang. Pelaku Dodi dan Riki (tewas) mengambil uang di kasir, hp dan bawangbarang di kasir di swalayan di Jalan Batu Sihombing, pada 28 April 2019. pelaku sempat melucuti korban agar tidak berteriak dan meminta tolong. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menjelaskan kepada wartawan saat ekspos kasus perampokan di swalayan di Jalan Batu Sihombing, Deli Serdang. Pelaku Dodi dan Riki (tewas) mengambil uang di kasir, hp dan bawangbarang di kasir di swalayan di Jalan Batu Sihombing, pada 28 April 2019. pelaku sempat melucuti korban agar tidak berteriak dan meminta tolong.

KOMPAS.com - Satreskrim Polretabes Medan berhasil menangkap tiga perampok Alfamart yang beraksi di Jalan Kapten Batu Sihombing, Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Minggu 28 April 2019 sekitar pukul 09.00 WIB.

Ketiga pelaku yakni Dodi Yolanda Lubis alias Dodi (40), Robert Manurung (35) yang merupakan warga Jalan Veteran Helvetia, Pasar 8 Marelan, dan Riky Maulana Lubis (26) warga Jalan Sei Bahorok, Medan.

Dari tiga pelaku, satu orang orang ditembak mati yakni Riky karena berusaha melawan saat mencoba melarikan diri.

Selain melakukan aksi perampokan, ketiga pelaku ini pun melucuti pakaian korban dan menyekapnya di kamar mandi.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi tempat kejadian perkara.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tempat kejadian perkara.

Misna salah satu korban menjelaskan, kejadian berawal saat kedua pelaku masuk ke toko dengan masih mengenakan helem di kepalanya.

Awalnya dia menduga mereka pembeli karena salah satu di antaranya menanyakan tempat produk tertentu.

"Kami kira customer, jadi kami diikuti lah sama Bia," katanya.

Tiba-tiba, kata dia, salah seorang pelaku menodongkan pisau ke perut Bia. Sedangkan dirinya, dirangkul dan ditodongkan pisau di lehernya lalu diseret ke kamar mandi.

Di dalam kamar mandi, dia dan Bia dipaksa melucuti pakaian atasnya oleh pelaku.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X