Mengenaskan, Bocah 2 Tahun Disiksa Ayah Tiri hingga Tewas, Ibu Korban Diduga Terlibat

Kompas.com - 05/09/2019, 20:32 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak Shutterstock.comIlustrasi kekerasan pada anak

MEDAN, KOMPAS.com - MIR (2) bernasib tragis. Bocah tersebut tewas di tangan ayah tirinya, Riki Ramadhan Sitepu (30). Jasadnya ditemukan di gundukan tanah sebuah bukit di Dusun I, Desa Ponco Warno Kecamatan Salapian, Langkat. 

Saat dikonfirmasi, Kamis malam (5/9/2019) Kasatreskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan, pelaku menganiaya korban dari mulai Senin (19/8/2019) hingga Minggu (25/8/2019) di rumahnya. 

Penganiyaan dilakukan dengan cara memukul korban dan menyundut rokok di bagian tubuh korban. Korban juga dimasukkan ke dalam goni serta digantung di luar gubuk.

Fathir mengatakan, pada Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 17.00, korban meninggal dunia dan dikuburkan oleh tersangka dan istrinya di bawah lereng bukit dengan kedalaman sekitar 50 meter.


Baca juga: Bocah 2 Tahun yang Dianiaya Ayahnya hingga Patah Tulang Menderita Gizi Buruk

Pada Rabu (4/9/2019) polisi mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya bau menyengat di sekitar bukit dan langsung melakukan identifikasi.

"Kemudian personil polsek dan satreskrim Polres Langkat melakukan olah TKP kemudian membongkar gundukan tanah yang di curigai ditemukan jenazah korban dengan di bungus dengan kain,  selanjutnya korban dibawa untuk dilakukan Otopsi di RS Bhayangkara Medan," tutur Fathir 

Atas kejadian itu polisi langsung melakukan pencarian terhadap Riki Ramadhan dan Sri Astuti (28) istri yang juga ibu kandung korban.

Baca juga: Kisah Dunga, Bocah 2 Tahun Berkelamin Ganda yang Derita Tumor Ganas di Perut

Suami istri penganiaya anak diancam hukuman mati

Tepat Rabu (4/9) malam, keduanya berhasil ditangkap di Jalan Binjai-Bukit Lawang Kabupaten Langkat.

Setelah dilakukan interogasi bahwa suami Istri tersebut menyatakan benar orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak tersebut.

"Pelaku ayah tiri, dari keterangan istri pelaku tidak punya riwayat sakit jiwa, untuk motif pelaku kesal dengan tingkah laku si anak yang susah diatur," katanya. 

Mengenai keterlibatan istri dan motif pembunuhan hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. Namun untuk tersangka Riki dijerat dengan  Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHPidana sub Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal hukuman mati. 

Baca juga: Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah Tirinya hingga Koma



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Remaja SMA Jadi Korban Perdagangan Manusia di Makassar

Dua Remaja SMA Jadi Korban Perdagangan Manusia di Makassar

Regional
4 Fakta Nenek Iyah Dibunuh dan Mayatnya Dibakar karena Tagih Utang, Dendam hingga Pelaku Ditangkap

4 Fakta Nenek Iyah Dibunuh dan Mayatnya Dibakar karena Tagih Utang, Dendam hingga Pelaku Ditangkap

Regional
'Saya dan Anak Batuk, Muntah-muntah karena Asap'

"Saya dan Anak Batuk, Muntah-muntah karena Asap"

Regional
Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka HS Dillon

Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka HS Dillon

Regional
Sejak Usia 6 Bulan, Bayi Hadijah Sudah Minum Kopi Tubruk, Ini Kata Sang Ibu

Sejak Usia 6 Bulan, Bayi Hadijah Sudah Minum Kopi Tubruk, Ini Kata Sang Ibu

Regional
Respons Bupati soal Warga Magetan Buka Wisata Bau Busuk Kali Gandong

Respons Bupati soal Warga Magetan Buka Wisata Bau Busuk Kali Gandong

Regional
Kronologi Tabrakan Bus dan Truk yang Menewaskan 8 Orang di Lampung

Kronologi Tabrakan Bus dan Truk yang Menewaskan 8 Orang di Lampung

Regional
Ratusan Rumah dan Kios Terbakar di Asmat Papua, 3 Orang Alami Luka Bakar

Ratusan Rumah dan Kios Terbakar di Asmat Papua, 3 Orang Alami Luka Bakar

Regional
PDIP Utamakan Kader Maju Pilkada Solo 2020, Bagaimana Kans Gibran?

PDIP Utamakan Kader Maju Pilkada Solo 2020, Bagaimana Kans Gibran?

Regional
Raih Penghargaan Sebagai Caleg Suara Terbanyak dari Golkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Raih Penghargaan Sebagai Caleg Suara Terbanyak dari Golkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Regional
Ciamis Kini Punya Angkot Ber-AC, Sopir dan Penumpang Dilarang Merokok

Ciamis Kini Punya Angkot Ber-AC, Sopir dan Penumpang Dilarang Merokok

Regional
Saat Bayi-bayi Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Diungsikan

Saat Bayi-bayi Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Diungsikan

Regional
Fakta Baru Gadis 13 Tahun Dibunuh dan Diperkosa di Lebak, 1 Pelaku Ditangkap di Sumatera Selatan

Fakta Baru Gadis 13 Tahun Dibunuh dan Diperkosa di Lebak, 1 Pelaku Ditangkap di Sumatera Selatan

Regional
Miris, Sungai-sungai di Mojokerto Jadi Tempat Favorit Pembuangan Popok Bayi

Miris, Sungai-sungai di Mojokerto Jadi Tempat Favorit Pembuangan Popok Bayi

Regional
Kisah Kortinus: Mantan Juru Parkir yang Jadi Pengusaha Sukses, Setiap Hari Bantu Kaum Papa...

Kisah Kortinus: Mantan Juru Parkir yang Jadi Pengusaha Sukses, Setiap Hari Bantu Kaum Papa...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X