Gubernur Edy Pastikan Tak Ada Warga Sumut yang Meninggal Saat Kerusuhan Wamena

Kompas.com - 03/10/2019, 22:47 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku turut prihatin atas kondisi yang terjadi di Wamena, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/MEI LEANDHA ROSYANTIGubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku turut prihatin atas kondisi yang terjadi di Wamena, Selasa (1/10/2019).

Septian mengaku saat dia meninggalkan Wamena, sudah tidak ada kericuhan lagi. Meski begitu, dia tetap memutuskan pulang kampung.

Kumpulkan dana

Untuk membantu warga di Wamena, Edy mengumpulkan dana dengan tajuk Sumut Peduli Wamena di lantai dua kantornya. Tak tanggung-tanggung, sudah terkumpul uang sebanyak Rp 2,1 miliar. 

Para penyumbang yaitu Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah, Bupati Mandiling Natal Dahlan Hasan Nasution, Ketua Yayasan RS Sembiring Johannes Sembiring, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, Kepala Dinas PUPR Effendi Pohan, Ketua BM3 Sumut Syahruddin Ali, beberapa mantan Sekda Sumut, pengusaha, tokoh masyarakat dan agama.

“Alhamdulillah, terkumpul Rp 2,1 miliar lebih. Masih ada tiga hari lagi sebelum tim kita berangkat ke sana. Jadi, kalau masih ada yang mau menyumbang silakan hubungi kami,” kata Edy.

Sumbangan akan dibelikan kebutuhan pengungsi misalnya makanan, kain, obat-obatan, susu, atau mungkin memperbaiki rumah warga.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X