Kisah Jumat, Pemilik 350 Gram Sabu yang Ditangkap Hari Jumat

Kompas.com - 09/10/2019, 16:47 WIB
Jumat (43) menunjukkan narkotika jenis sabu seberat 350 gram. Jumat ditangkap polisi pada Jumat kemarin (4/10/2019) oleh polisi yang menyamar sebagai pembeli. istimewaJumat (43) menunjukkan narkotika jenis sabu seberat 350 gram. Jumat ditangkap polisi pada Jumat kemarin (4/10/2019) oleh polisi yang menyamar sebagai pembeli.

MEDAN, KOMPAS.com - Jumat (43), warga Air Joman, Kabupaten Asahan, tak berkutik ketika ditangkap Tim unit I Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Jumat (4/10/2019).

Dari tangannya polisi menyita 350 gram sabu.

Direskrimum Kombes Pol Hendri Marpaung melalui Kasubditt I AKBP Fadris mengatakan, Jumat ditangkap saat berada di pinggir Jalan Sei Bejangkar, Kabupaten Batubara.

Penangkapan itu dilakukan setelah adanya informasi seorang bandar narkoba. Polisi kemudian berpura-pura menjadi pembeli.


"Setelah mendapatkan informasi, kita langsung melakukan penyelidikan. Kemudian setelah mendapatkan orang yang dimaksud, kita pun melakukan pemesanan (under cover buy) sebelum menangkapnya," ungkap Fadris kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Penumpang Bandara Hang Nadim Simpan Sabu di Dalam Pembalut

Untuk memancing pelaku, polisi memesan sabu sebanyak 350 gram dengan harga pergramnya Rp 380.000.

Pelaku dan polisi yang menyamar sepakat bertemu di pinggir Jalan Sei Bejangkar, Kabupaten Batubara, Jumat.

Saat Jumat hendak menyerahkan sabu, dia langsung dibekuk.

Saat diinterograsi, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial IR.

Baca juga: Simpan Sabu di Pakaian Dalam, Seorang Waria Ditangkap

Saat ini polisi tengah mengerja IR yang sudah masuk DPO.

Sedangkan Jumat masih ditahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Regional
Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Regional
Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X