Soal OTT Wali Kota Medan, Gubernur Sumut Prihatin, Wakil Wali Kota Minta Maaf

Kompas.com - 18/10/2019, 19:09 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang dimintai komentarnya soal operasi tangkap tangan wali kota Medan oleh KPK mengaku prihatin.

Dia mengajak warga Medan mendoakan Eldin supaya kuat dan mampu menyelesaikan persoalan hukumnya. 

“Biarkan hukum bekerja seobkektif mungkin. Kita prihatin, sama-sama kita doakan. Jauh-jauh hari sudah saya ingatkan kepada semua kepala daerah agar tidak korupsi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution meminta maaf kepada warga Medan.

Ia mengatakan, tertangkapnya wali kota oleh KPK sebagai pukulan telak Pemkot Medan.

Akhyar berharap kejadian serupa tidak terulang. Ia pun meminta masyarakat memberi kepercayaan kepada dirinya untuk fokus bekerja.

Ditanya soal modus setoran kepala daerah yang menyebabkan Eldin ditangkap KPK, Akhyar mengatakan masalah ini harus dilihat secara adil.

“Sebagai pejabat negara, ada uang operasional tapi tidak cukup kalau bebannya terlalu banyak. Bukan hanya masyarakat, banyak hal yang membebani kepala daerah. Inilah yang mestinya disadari, namun tidak ada yang berani bicara. Saya sudah sampaikan kepada tim KPK supaya bekerja dari hilir, tidak hanya dari hulu, menangkapi saja, begitu,” tegas Akhyar.

KPK resmi menahan Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin selama 20 hari ke depan pada Kamis (17/10/2019) dini hari.

Selain Eldin, Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari dan Kepala Sub Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar turut ditangkap. Dua ajudan Eldin, yaitu Aidiel Putra Pratama dan Sultan Solahudin juga ikut diciduk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Regional
Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Regional
Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Regional
Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X