Pelaku Jambret Nyaris Tewas Diamuk Massa, Sepeda Motornya Dibakar

Kompas.com - 21/10/2019, 12:05 WIB
Seorang pelaku jambret ini nyaris tewas diamuk massa setelah aksinya diketahui warga di  Jalan Bunga, Pariama, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan. Sepeda motor yang dikendarai pelaku dibakar massa. Dok. Polsek Deli TuaSeorang pelaku jambret ini nyaris tewas diamuk massa setelah aksinya diketahui warga di Jalan Bunga, Pariama, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan. Sepeda motor yang dikendarai pelaku dibakar massa.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pelaku jambret hampir tewas dihajar oleh warga yang marah atas kelakuannya di Jalan Bunga, Pariama, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan. Bahkan sepeda motor milik pelaku juga habis dibakar massa. 

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/10/2019 sekitar pukul 07.30 WIB.

Unit Reksrim Polsek Deli Tua, Iptu T Pakpahan mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut dari masyarakat kemudian langsung turun ke lokasi. 

Saat itu, tersangka dalam keadaan terkapar tanpa alas kaki dan babak belur serta tidak sadarkan diri.

Baca juga: Terungkap, 2 Jambret yang Dihajar Warga Sudah Beraksi 7 Kali

 

Pelaku mengenalkan celana pendek berwarna biru dengan kaos warna biru lusuh dan terbuka hingga di bagian perutnya. 

Kedua tangan pelaku berada di atas dadanya. Terdapat luka lebam di bagian wajahnya dan mulut berdarah. Di atas badannya juga terdapat beberapa batang pelepah pisang kering. 

Pelaku yang saat itu tidak sadarkan diri kemudian dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dirawat dan diinterogasi.

Setelah dirawat, pelaku sudah sadar namun belum bisa berbicara. Tidak jauh dari situ, sepeda motor korban juga habis dibakar oleh warga.

Menurut T Pakpahan, korban bernama Annisa, yang saat itu hendak pulang ke rumah dan melintas di Jalan Petunia 7, Kelurahan Namogajah. Tiba-tiba plastik kresek yang digantung korban dijambret oleh pelaku. 

Spontan korban mengejar sambil meneriakinya maling sehingga massa ikut mengejar hingga sekitar 500 meter dari tepat kejadian penjambretan.

"Saat itu korban sempat memegang tangan pelaku namun ditepisnya sehingga korban terjatuh dan massa terus mengejarnya sampai ke Jalan Bunga Pariama," katanya, Senin (21/10/2019). 

Baca juga: Berkat CCTV, Jambret Seret Korban Dekat Kantor Polsek Helvetia Ditangkap

Di lokasi tertangkapnya pelaku, warga diamuk massa yang jengkel dengan perbuatannya sehingga membakar sepeda motor yang dikendarai pelaku.

"Tim mengarahkan keluarga korban membuat laporan polisi ke Polsek Deli tua dan membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan," katanya. 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Penyekatan Arus Balik Kendaraan di Jateng Diperpanjang Selama Sepekan

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Pabrik Miras Merek Impor Palsu, Ini Kronologinya

Regional
Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Pasien Covid-19 di NTB Bertambah 42 Orang, Total Ada 636 Kasus

Regional
Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Pasien Positif Corona di Grobogan Bertambah 2 Orang

Regional
Pensiunan TNI Dapat Gelar Petani Berprestasi dari Menteri, Ini Ceritanya...

Pensiunan TNI Dapat Gelar Petani Berprestasi dari Menteri, Ini Ceritanya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X