Setir Macet, Minibus Milik Dinas Pertanian Asahan Tabrak 3 Warung

Kompas.com - 07/11/2019, 18:01 WIB
Seorang warga berdiri di sebelah warung yang porak-poranda setelah ditabrak minibus di Jalan Lintas Sumatera KM 132-133 di Desa Terang Baru, Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batubara ditabrak oleh minibus Dinas Pertanian Kabupaten Asahan pada Kamis (7/11/2019) siang tadi. IstimewaSeorang warga berdiri di sebelah warung yang porak-poranda setelah ditabrak minibus di Jalan Lintas Sumatera KM 132-133 di Desa Terang Baru, Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batubara ditabrak oleh minibus Dinas Pertanian Kabupaten Asahan pada Kamis (7/11/2019) siang tadi.

MEDAN, KOMPAS.com - Tiga warung di pinggir Jalan Lintas Sumatera KM 132-133 di Desa Terang Baru, Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batubara, ditabrak oleh minibus milik Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Kamis (7/11/2019) siang tadi.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu diduga lantaran setir mobil macet sehingga sulit dikendalikan.

Kepala Pos Lantas Sei Bejangkar Aiptu Arpan mengatakan, kecelakaan bermula saat sopir mobil, M Ridho melaju dari arah Kabupaten Asahan menuju Kota Medan

Saat tiba di lokasi, setir mobil macet ke arah kiri dan langsung hilang kendali.

"Mobil langsung ke arah kiri dan menabrak tiga warung yang ada di pinggir jalan," ujar Arpan saat dikonfirmasi, Kamis sore.

Baca juga: Minibus Tabrak Truk yang Parkir, Penumpang Terjepit Badan Mobil

Tabrakan itu mengakibatkan tiga warung yang terbuat dari papan kayu hancur, serta seorang pemilik warung mengalami luka 

"Korban luka lecet atas nama Astoida. Korban saat ini tengah dirawat di Klinik Alhanauza," ujar Arpan. 

Sopir minibus dibawa ke kantor Pos Lantas Sei Bejangkar untuk diperiksa.

"Iya, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," ujar Ridho. 

Baca juga: Viral Video Satpam Sengaja Tabrak Gerobak Bakso di Bekasi, Ini Penjelasan Polisi 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyaluran Bansos Semrawut, Pemerintah Desa Diduga Pakai Data 2011

Penyaluran Bansos Semrawut, Pemerintah Desa Diduga Pakai Data 2011

Regional
Sembuh dari Covid-19, Pemudik di Wonogiri Meninggal karena TBC

Sembuh dari Covid-19, Pemudik di Wonogiri Meninggal karena TBC

Regional
Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Regional
Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Regional
Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Regional
Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X