Bentrokan Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen yang Tewaskan 1 Orang Dipicu Pertandingan Futsal

Kompas.com - 23/11/2019, 14:54 WIB
Sejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar Universitas HKBP Nommensen, di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan pada Jumat (22/11/2019). Di kampus ini, sejumlah mahasiswa terlibat bentrok yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka karena sabetan benda tajam. KOMPAS.COM/DEWANTOROSejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar Universitas HKBP Nommensen, di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan pada Jumat (22/11/2019). Di kampus ini, sejumlah mahasiswa terlibat bentrok yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka karena sabetan benda tajam.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com — Bentrokan antarmahasiswa Universitas HKBP Nommensen, Medan, yang menewaskan satu orang berawal dari pertandingan futsal.

Bentrokan terjadi antara mahasiswa Fakultas Tekhnik dan Fakultas Pertanian itu terjadi pada Jumat (22/11/2019) pukul 14.00 WIB.

Menurut Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, pada Kamis mereka bermain futsal dan keesokan harinya mereka berkumpul di dalam Kampus Nommensen.

"Terjadilah tawuran antara dua fakultas, kemudian ada korban tadi siang. Yang satu masih proses dirawat karena mengalami luka bacok," kata Dadang Hartanto saat di lokasi, Jumat sore.

Baca juga: Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, 1 Tewas, 1 Terluka Kena Bacok

Saat bentrokan, mahasiswa terlibat saling lempar batu dan benda keras.

Selain satu mahasiswa tewas, satu mahasiswa lainnya menderita luka karena sabetan senjata tajam.

Dadang meminta mahasiswa dari dua fakultas tersebut bisa menahan diri.

"Menahan diri dan mendinginkan situasi, baik dari sivitas akademika Fakultas Teknik maupun Pertanian. Kita harapkan rektor mahasiswa aparat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini," ujar dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dewantoro | Editor: David Oliver Purba)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Regional
Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali Sampai Korban Histeris

Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali Sampai Korban Histeris

Regional
Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Regional
Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X