Ditangkap, 2 Pria Bawa 28 Kg Ganja Kering dari Aceh ke Bengkulu

Kompas.com - 29/11/2019, 12:37 WIB
Azhari dan Fauzal (tengah) dengan barang bukti sebanyak 28 kg ganja kering. Barang harap tersebut akan dibawa ke Bengkulu, pada Jumat (29/11/2019). Dok Polres LangkatAzhari dan Fauzal (tengah) dengan barang bukti sebanyak 28 kg ganja kering. Barang harap tersebut akan dibawa ke Bengkulu, pada Jumat (29/11/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Polres Langkat menangkap dua pria yang menyimpan 28 kg ganja yang akan dikirimkan dari Aceh menuju Bengkulu.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan mengatakan, dua tersangka tersebut bernama Azhari M (45) dan Fauzal A (24).

Keduanya merupakan warga Kecamatan Samudera dan Kecamatan Meuriah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darusalam.

Keduanya ditangkap di depan Pos Lantas Sei Karang, Jalan Lintas Medan-Aceh, Dusun Sidomulio, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Langkat, Jumat (29/11/2019) pukul 06.00 WIB.

"Dari keduanya kita menyita barang bukti 28 bal/bungkus ganja kering seberat 28.000 gram / 28 kilogram dalam dua kotak kardus," ujar Doddy, saat dihubungi, Jumat.

Baca juga: Polisi Temukan Ladang Ganja 7 Hektar, Diperkirakan Bernilai Rp 52,5 Miliar

Penangkapan Azhar dan Fauzal berawal dari informasi masyarakat bahwa ada penumpang di bus PT Putra Pelangi Perkasa dengan nomor polisi BL 7482 AA dari Aceh menuju Medan yang membawa ganja kering.

Dari informasi itu, dilakukan penyelidikan. Setelah informasi dirasa sudah cukup, polisi memberhentikan bus yang dimaksud sekitar pukul 06.00 WIB, lalu memeriksa dua penumpang laki-laki yang mencurigakan.

Polisi menggeledah pakaian dan barang-barang serta tas milik keduanya. Tim menemukan dua kotak kardus berisi 28 bungkus narkotika jenis ganja yang dibalut lakban warna cokelat.

"Dari interogasi, Azhari dan Fauzal mengaku disuruh oleh MR untuk mengantar ganja tersebut dari Aceh untuk dibawa ke Bengkulu dan dijanjikan Rp 15 juta kalau berhasil mengantarkannya," ujar Doddy.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap MR yang sempat memberikan uang Rp 500.000 untuk ongkos Azhari dan Fauzal dari Aceh ke Bengkulu.

"Nantinya kedua tersangka akan diarahkan oleh MR kepada siapa akan diserahkan Ganja tersebut jika sudah tiba di Bengkulu," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X