Menangis Bertemu dengan Bapaknya Setelah Terpisah 5 Tahun, Rina: Iya, Itu Bapakku

Kompas.com - 09/02/2020, 07:15 WIB
Rina (25), gadis Tasikmalaya setelah berhasil dipulangkan dari Medan, Sumatera Utara, dan telah berkumpul dengan keluarganya, Jumat (7/2/2020). Dia bertemu dengan ayahnya, Nurgana, setelah hilang selama 5 tahun.  KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHARina (25), gadis Tasikmalaya setelah berhasil dipulangkan dari Medan, Sumatera Utara, dan telah berkumpul dengan keluarganya, Jumat (7/2/2020). Dia bertemu dengan ayahnya, Nurgana, setelah hilang selama 5 tahun.

KOMPAS.com- Air mata gadis asal Tasikmalaya, Jawa Barat bernama Rina Rismayanti (27) tumpah saat kali pertama melihat wajah bapaknya.

Bagaimana tidak, Rina dan bapaknya, Nurgana (60) telah terpisah selama lima tahun.

Bahkan Nurgana mengira putrinya tersebut telah meninggal dunia.

Baca juga: Hilang 5 Tahun, Anak Tukang Bakso Asal Tasikmalaya Ditemukan di Medan, Keluarga Kaget

Unggah foto Rina di Facebook

Ilustrasi facebook.SHUTTERSTOCK Ilustrasi facebook.
Sembilan bulan terakhir, sebelum ditemukan keluarganya, Rina tinggal di Panti Sosial Tuna Laras di Brastagi, Sumatra Utara.

Saat di bawa pertama kali, tidak ada yang mengetahui identitas Rina. Pun tak ada yang menyangka, Rina awalnya hilang dari rumahnya di Tasikmalaya.

Rina diantar ke tempat tersebut oleh warga karena ia ditemukan terlantar dan kurang komunikatif.

Rina sendiri diketahui memiliki riwayat sakit di bagian otak sebelum ia menghilang.

Kepala Seksi Peng/Rehabilitasi Wanita Tuna Susila Lilis Simamora mengemukakan, mereka berinisiatif mengunggah foto Rina di Facebook.

Tujuannya agar pihak panti segera menemukan keluarga Rina.

"Jadi kami punya inisiatif dengan staf, dibantu dimasukkan ke Facebook. Jadi dikomen lah, ada yang menjembatani mulai dari Karangtaruna, Dinas Sosial, advokat, bahkan sampai Walikota Tasikmalaya, akhirnya ketemu sama orangtuanya," katanya.

Baca juga: Cerita Ayah Gadis Tasikmalaya yang Hilang 5 Tahun: Dikira Meninggal, Kami Gelar Tahlilan Tiap Malam

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyaluran Bansos Semrawut, Pemerintah Desa Diduga Pakai Data 2011

Penyaluran Bansos Semrawut, Pemerintah Desa Diduga Pakai Data 2011

Regional
Sembuh dari Covid-19, Pemudik di Wonogiri Meninggal karena TBC

Sembuh dari Covid-19, Pemudik di Wonogiri Meninggal karena TBC

Regional
Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Fakta Napi Asimilasi Perkosa Bocah 12 Tahun, Korban Calon Anak Tiri, Dilakukan Berulang Kali

Regional
Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Menuju Pantai Kuta Lombok Diminta Putar Balik

Regional
Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Ayah yang Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil Sempat Diamuk Massa

Regional
Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Gubernur Kalbar Persiapkan Kembali Buka Sekolah pada Juli 2020

Regional
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Saling Bertemu Saat Persiapan Ibadah Online, 9 Jemaat dan Pendeta Positif Covid-19

Regional
Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Regional
Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Cerita Perawat Jaga Pasien Covid-19, Kacamata Berembun hingga Masker Basah Keringat

Regional
Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Regional
Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Bayi Positif Covid-19 Harus Ditunggui Keluarga yang Negatif, Ini Penjelasannya

Regional
Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Di Sumedang, Kematian Akibat DBD Lebih Tinggi dari Covid-19

Regional
Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Larang Pemudik Balik ke Jabodabek, Bupati Wonogiri Tak Akan Keluarkan SKIM

Regional
Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Gubernur Banten: PSBB Tahap Ketiga Ini Awal Sebelum Pemberlakuan New Nomal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X