Kerusuhan Rutan Kabanjahe Didalangi Tahanan Narkoba yang Belum Disidang

Kompas.com - 13/02/2020, 18:43 WIB
Petugas gabungan menggiring narapidana pascakerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020). Menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, pemicu kerusuhan yang terjadi di rutan tersebut disebabkan adanya warga binaan pemasyarakatan yang tidak terima atas upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan. ANTARA FOTO/HASANPetugas gabungan menggiring narapidana pascakerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020). Menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, pemicu kerusuhan yang terjadi di rutan tersebut disebabkan adanya warga binaan pemasyarakatan yang tidak terima atas upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan.

MEDAN, KOMPAs.com - Polisi menetapkan puluhan tersangka atas kerusuhan di Rutan Kelas II B Kabanjahe yang berujung pada perusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas.

Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Hutajulu mengatakan, empat orang di antaranya merupakan aktor intelektual dalam kerusuhan tersebut.

"Ada 4 orang tahanan kasus narkoba belum disidangkan. Sudah hitungan lewat seminggu lah itu," kata Benny kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Kronologi Kerusuhan di Rutan Kabanjahe hingga 20 Orang Jadi Tersangka

Keempat orang itu, kata dia, terlibat perselisihan pendapat dengan petugas sehingga memicu terjadinya kerusuhan.

"Keempat orang itu terlibat kuat dalam kerusuhan itu. Jadi ada yang memprovokasi. Namanya di situ sudah situasional sekali. Tempatnya itu juga kan, daya tampungnya 140-an, diisi 410 orang. Artinya sudah tidak nyaman," katanya.

Perselisihan itu memuncak ketika terjadi perusakan dan pembakaran secara bersama-sama. Pembakaran itu membuat sejumlah fasilitas rusak dan hangus terbakar, mulai dari dapur, ruang kunjungan, perkantoran, blok perempuan hingga rumah ibadah.

Baca juga: 4 Tahanan Narkotika Dinyatakan Sebagai Otak Kerusuhan Rutan Kabanjahe

Diberitakan sebelumnya, empat orang tahanan ditetapkan sebagai aktor intelektual dalam kerusuhan disertai perusakan dan pembakaran di Rumah Tahanan Klas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang dan orang.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di DPRD Sumut mengatakan, terkait peristiwa di rutan/lapas di Kabanjahe itu, dia sudah ke Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bahwa situasinya sudah kondusif.

"Kemarin ada kerusuhan dipicu oleh perselisihan, tidak terima dihukum. Ada 4 tahanan narkotika diberi sanksi oleh sipir tidak mau. Menimbulkan perlawanan dari napi narkotika yang lain sehingga terjadi kerusuhan dan pembakaran di dalam lapas," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin di DPRD Sumut.

Sormin menegaskan, polisi sudah memastikan situasi telah kondusif pasca-kerusuhan di Rutan Klas II B Kabanjahe.

 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuang Bayi di Selokan Ternyata Sepasang Kekasih di Bima

Pembuang Bayi di Selokan Ternyata Sepasang Kekasih di Bima

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan di Riau

Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan di Riau

Regional
Seorang Remaja Perempuan Tendang Kepala Ibunya karena Alasan Sepele

Seorang Remaja Perempuan Tendang Kepala Ibunya karena Alasan Sepele

Regional
Cerita di Balik Protes PB PGRI Terkait Kepala Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli...

Cerita di Balik Protes PB PGRI Terkait Kepala Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli...

Regional
'Gojek Tuyul' Pemilik 41 Akun Awalnya Ditangkap karena Judi Online

"Gojek Tuyul" Pemilik 41 Akun Awalnya Ditangkap karena Judi Online

Regional
Rian Ernest Bakal Atur Keberadaan Taksi Online di Batam

Rian Ernest Bakal Atur Keberadaan Taksi Online di Batam

Regional
Kisah Miris Tiga Bocah Bersaudara Pemakan Sabun di Tapanuli Selatan, Si Bungsu Sampai Kurang Gizi

Kisah Miris Tiga Bocah Bersaudara Pemakan Sabun di Tapanuli Selatan, Si Bungsu Sampai Kurang Gizi

Regional
Ini Alasan Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Sekolah Yakin Anaknya Dibunuh

Ini Alasan Ibu Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Sekolah Yakin Anaknya Dibunuh

Regional
Pemkot Semarang Bangun Bendung Gerak KBB untuk Kendalikan Banjir

Pemkot Semarang Bangun Bendung Gerak KBB untuk Kendalikan Banjir

Regional
Cerita Pengungsi Banjir Karawang: Sejak Awal Tahun, Sudah 7 Kali Banjir Menerjang...

Cerita Pengungsi Banjir Karawang: Sejak Awal Tahun, Sudah 7 Kali Banjir Menerjang...

Regional
Firasat Ibu Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah: Menangis Saat Membereskan Seragam Korban

Firasat Ibu Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah: Menangis Saat Membereskan Seragam Korban

Regional
Misteri Siswi SMP Tewas di Gorong-gorong Sekolah Terungkap, Ibu Korban Ingin Pembunuhnya Dihukum Mati

Misteri Siswi SMP Tewas di Gorong-gorong Sekolah Terungkap, Ibu Korban Ingin Pembunuhnya Dihukum Mati

Regional
Ibu Delis: Saya Berharap Tuhan Membuka Penyebab dan Pembunuh Anak Saya...

Ibu Delis: Saya Berharap Tuhan Membuka Penyebab dan Pembunuh Anak Saya...

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, Keluarga Bantah Tersangka IYA Melarikan Diri

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, Keluarga Bantah Tersangka IYA Melarikan Diri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Suami Istri Meninggal Hampir Bersamaan | Restoran Rindu Alam Resmi Ditutup

[POPULER NUSANTARA] Suami Istri Meninggal Hampir Bersamaan | Restoran Rindu Alam Resmi Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X