Tabrakan Antar Dump Truck, Timpa Odong-odong, 1 Anak 7 Tahun Tewas

Kompas.com - 23/02/2020, 13:47 WIB
Suasana saat tabrakan antar dump truck di Binjai pada Sabtu malam (22/2/2020). Akibat tabrakan itu, salah satu dump truck menimpa odong-odong yang ditumpangi 16 anak-anak dan seorang kenek. 1 orang anak tewas. Dok. Polres BinjaiSuasana saat tabrakan antar dump truck di Binjai pada Sabtu malam (22/2/2020). Akibat tabrakan itu, salah satu dump truck menimpa odong-odong yang ditumpangi 16 anak-anak dan seorang kenek. 1 orang anak tewas.

MEDAN, KOMPAS.com - Belasan anak penumpang odong-odong terimbas tabrakan dua dump truk di Binjai pada Sabtu (22/2/2020) pukul 20.00 WIB.

Satu orang anak meninggal dunia dan lainnya luka-luka. Sementara supir mengalami gegar otak dan lebam.

Kassubag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto mengatakan, peristiwa kecelakaan Lalu lintas itu terjadi di Jalan TA Hamzah, tepatnya di depan Mesjid Al Fallah Keluraha Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Awalnya, kecelakaan antara dump truck (BG 8831 E) kontra dump truck (belum diketahui nomor polisinya) yang melaju dari arah berlawanan.

Baca juga: Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Motor, Dua Orang Tewas

 

Tabrakan tersebut mengakibatkan salah satu dump truck menimpa odong-odong yang ditarik dengan kendaraan Honda Supra BK 5666 GW yang dikemudikan Nuriadi (41).

"Odong-odong itu selain pengemudi ada 1 orang nenek, istri Nuriadi, dan penumpangnya ada 16 orang. Odong-odong itu sedang berhenti karena di depannya ada mobil sedang mundur," kata dia.

Siswanto menerangkan, kronologis kejadiannya menurut keterangan Nuriadi, setengah jam sebelumnya dia keluar dari rumah langsung mendapat sewa tetangga sekampung sekitar 16 orang menuju Jalan TA Hamzah, kemudian balik arah pulang.

"Pada saat berhenti itulah, pada saat bersamaan terjadi tabrakan (laga kambing) 2 unit mobil colt diesel yang bermuatan sirtu (pasir dan batu) sehingga salah satu mobil colt diesel menimpa odong-odong yang lagi berhenti," kata dia.

Saat itu, sebagian penumpang sempat menyelamatkan diri dengan cara melompat. Namun, nahas, ada satu orang meninggal dunia.

Atas kejadian itu, lanjut dia, Kasat Lantas AKP Ali Umar, Kapolsek Binjai Utara Kompol Gultom R. Feriana dan jajarannya, anggota Polsek Binjai Utara turun ke TKP.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tumpah Ruah Sambut Eva Yolanda LIDA di Zona Merah Covid-19, Polisi: Kami Sudah Berusaha

Warga Tumpah Ruah Sambut Eva Yolanda LIDA di Zona Merah Covid-19, Polisi: Kami Sudah Berusaha

Regional
Cerita Pasien 03 Positif Corona di Lampung Sembuh: Pilih 'Puasa' Berita dan Fokus pada Penyembuhan

Cerita Pasien 03 Positif Corona di Lampung Sembuh: Pilih "Puasa" Berita dan Fokus pada Penyembuhan

Regional
Tetap Jualan Saat Pandemi Corona, Pedagang Sayur Keliling Pakai Masker dan Hand Sanitizer

Tetap Jualan Saat Pandemi Corona, Pedagang Sayur Keliling Pakai Masker dan Hand Sanitizer

Regional
8 Pegawai Kemenag Jember Ikut Pelatihan Haji, 2 Jadi PDP Corona

8 Pegawai Kemenag Jember Ikut Pelatihan Haji, 2 Jadi PDP Corona

Regional
Viral Warga di NTB Berdesak-desakan Sambut Eva Yolanda LIDA, Padahal Zona Merah Covid-19

Viral Warga di NTB Berdesak-desakan Sambut Eva Yolanda LIDA, Padahal Zona Merah Covid-19

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul: Patuhi Apa yang Sudah Jadi Perintah Pemerintah

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul: Patuhi Apa yang Sudah Jadi Perintah Pemerintah

Regional
Tanggap Dampak Ekonomi Corona, Kepri Gratiskan SPP untuk SMA, SMK dan SLB

Tanggap Dampak Ekonomi Corona, Kepri Gratiskan SPP untuk SMA, SMK dan SLB

Regional
Harga Ayam Anjlok Rp 7.000 Per Kg, Peternak Jual Murah, Dibagikan Gratis, hingga Terpaksa Bunuh Anak Ayam

Harga Ayam Anjlok Rp 7.000 Per Kg, Peternak Jual Murah, Dibagikan Gratis, hingga Terpaksa Bunuh Anak Ayam

Regional
Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Regional
Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Regional
16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

Regional
Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Regional
DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

Regional
Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Regional
Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X