Kasus Ayah Cabuli Anak Tiri hingga Hamil di Dairi, Pelaku Ancam Tak Antar ke Sekolah

Kompas.com - 26/02/2020, 22:24 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual  Ilustrasi pelecehan seksual

MEDAN, KOMPAS.com - Lasron Shb (45) kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Dairi dalam kasus pencabulan terhadap anak tirinya hingga hamil.

Saat beraksi, Lasron mengancam tidak akan mau mengantarkan ke sekolah jika anak tirinya menolak melayaninya.

Hal tersebut diungkapkan Humas Polres Dairi, IPDA Donni Saleh ketika dihubungi via telepon pada Rabu sore (26/2/2020).

Dikatakannya, pencabulan terhadap anak tiri Lasron yang masih berusia 15 tahun itu dilakukan sejak 5 bulan yang lalu di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Pariera, Kabupaten Dairi. 

Namun demikian, dia belum mendapatkan informasi berapa kali perbuatannya dilakukan dan di mana serta kapan saja dilakukan.

"Itu sudah 5 bulan. Berapa kali, di mana dan kapan saja dilakukan, masih dilakukan pendalaman lah," katanya.

Baca juga: Ibu Guru Kaget Hasil Test Pack Siswinya Positif, Saat Ditanya Mengaku Dihamili Ayah Tiri

Korban dipaksa dan diancam

Donni mengatakan, untuk memuluskan perbuatannya, Lasron tidak hanya melakukan pemaksaan terhadap korban, tetapi juga mengancam korban.

"Jelas ada unsur pemaksaan. Begini, kalau nggak kau layani bapakmu ini, tak kuantar kau ke sekolah. Itu kan pengancaman juga. Sekolah agak jauh. Kira-kira setengah jam-an gitu lah (dari rumahnya)," katanya

Akibat perbuatannya, saat ini korban mengalami trauma dan sedang didampingi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dairi.

Untuk sementara ini, korban tidak masuk ke sekolah.

Baca juga: Tak Kuat Menahan Sakit, Bocah 8 Tahun Korban Pencabulan Ayah Tiri Lapor Ibu

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetap Jualan Saat Pandemi Corona, Pedagang Sayur Keliling Pakai Masker dan Hand Sanitizer

Tetap Jualan Saat Pandemi Corona, Pedagang Sayur Keliling Pakai Masker dan Hand Sanitizer

Regional
8 Pegawai Kemenag Jember Ikut Pelatihan Haji, 2 Jadi PDP Corona

8 Pegawai Kemenag Jember Ikut Pelatihan Haji, 2 Jadi PDP Corona

Regional
Viral Warga di NTB Berdesak-desakan Sambut Eva Yolanda LIDA, Padahal Zona Merah Covid-19

Viral Warga di NTB Berdesak-desakan Sambut Eva Yolanda LIDA, Padahal Zona Merah Covid-19

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul: Patuhi Apa yang Sudah Jadi Perintah Pemerintah

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul: Patuhi Apa yang Sudah Jadi Perintah Pemerintah

Regional
Tanggap Dampak Ekonomi Corona, Kepri Gratiskan SPP untuk SMA, SMK dan SLB

Tanggap Dampak Ekonomi Corona, Kepri Gratiskan SPP untuk SMA, SMK dan SLB

Regional
Harga Ayam Anjlok Rp 7.000 Per Kg, Peternak Jual Murah, Dibagikan Gratis, hingga Terpaksa Bunuh Anak Ayam

Harga Ayam Anjlok Rp 7.000 Per Kg, Peternak Jual Murah, Dibagikan Gratis, hingga Terpaksa Bunuh Anak Ayam

Regional
Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Kronologi Ditemukannya Bayi di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Regional
Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Wali Kota Solo: Pendatang Jangan Arogan Saat Didata Soal Karantina Mandiri

Regional
16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

16 Sapi di Asahan Mati di Kebun Sawit, Diduga karena Racun Rumput

Regional
Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Regional
DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

Regional
Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Regional
Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Regional
Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Regional
Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X