Pasien Kedua Positif Corona di RSUP Haji Adam Malik Punya Riwayat Perjalanan ke Israel

Kompas.com - 19/03/2020, 22:40 WIB
Koordinator Penanganan Covid-19, Ade Rahmaini (memegang mikrofon) menjelaskan ada 4 orang yang dipulangkan dari RSUP Haji Adam Malik karena tidak mengarah covid-19. Dari 4 orang warga yang diperiksa itu, 1 di antaranya diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemantauan. KOMPAS.COM/DEWANTOROKoordinator Penanganan Covid-19, Ade Rahmaini (memegang mikrofon) menjelaskan ada 4 orang yang dipulangkan dari RSUP Haji Adam Malik karena tidak mengarah covid-19. Dari 4 orang warga yang diperiksa itu, 1 di antaranya diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemantauan.

MEDAN, KOMPAS.com - Satu pasien PDP corona di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan akhirnya ditetapkan positif corona pada Kamis (19/3/2020).

Pasien positif corona tersebut seorang perempuan yang berusia 51 tahun. Pasien itu masuk PDP corona sejak Minggu (15/3/2020).

Ia diketahui sebelumnya melakukan perjalanan ke Yerusalem, Israel. 

Baca juga: Dokter yang Meninggal di RSUP Haji Adam Malik Medan Positif Corona, Sebelumnya Pergi ke Yerusalem dan Italia

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Penanganan Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik, dr Ade Rahmaini. 

"Iya, satu orang positif. Masih dirawat, kondisinya berat," kata dr Ade melalui WhatsApp, Kamis (19/3/2020). 

Disinggung apakah ada hubungan antara dengan PDP 01 yang sebelumnya juga dinyatakan positif corona dan meninggal dunia di RSUP Haji Adam Malik, Ade mengatakan mereka berbeda rombongan.

Pasien positif corona sebelumnya adalah dokter. Ia meninggal saat masih berstatus PDP corona pada Selasa (17/3/2020). 

Baca juga: Pasien yang Meninggal di Medan Punya Riwayat ke Yerusalem dan Italia

 

Namun antara pasien pertama dan kedua positif corona itu memiliki riwayat perjalanan yang sama, yaitu ke Yerusalem, Israel. 

"Riwayat perjalanan sama dari Yerusalem, Israel. Beda rombongan," ucapnya. 

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak, juga membenarkan adanya satu PDP baru positif corona.

"Benar, usianya 51 tahun. Kondisinya saat ini sakit berat," sebutnya.

Baca juga: Satgas Covid-19: Satu PDP Corona di Sumut Meninggal, Profesinya Dokter

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Polisi Panggil Putra Syekh Puji Terkait Ayahnya yang Diduga Menikahi Anak Usia 7 Tahun

Regional
DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

DPRD Jabar Khawatir Bantuan Dampak Corona Rp 5 Triliun Tak Tepat Sasaran

Regional
Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Sungai Kandilo Meluap, 5 Desa di Kaltim Terendam Banjir

Regional
Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Bidan Pelaku Aborsi di Surabaya Mengaku Hampir Setiap Bulan Terima Order

Regional
Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Karawang Belum Terapkan Karantina Wilayah, Ini Alasannya

Regional
Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Cerita Kajari Bantul Sembuh dari Virus Corona: Mental Memiliki Peran Penting dalam Imun Tubuh

Regional
Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Dokter THT PDP Corona Meninggal Diduga Terinfeksi Pasien, IDI Makassar Desak Pemerintah Penuhi APD

Regional
Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Regional
Ibu yang Tega Bunuh Anak gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Ibu yang Tega Bunuh Anak gara-gara Tak Mau Makan: Saya Menyesal, Sebetulnya Tak Ada Niat

Regional
Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Dampak Virus Corona, 85 Persen Hotel di Badung Tutup Operasional

Regional
1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

Regional
21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

21 Pejabat Pemkot Bandung Dilantik Pakai Masker dan Dijemur Matahari

Regional
1 Pegawai Puskesmas Turi di Lamongan Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup

1 Pegawai Puskesmas Turi di Lamongan Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup

Regional
16 Sapi Mati di Asahan, Ini Penyebabnya

16 Sapi Mati di Asahan, Ini Penyebabnya

Regional
TKI yang Pulang dari Malaysia Lewat Jalur Ilegal Berpotensi Bawa Virus Corona

TKI yang Pulang dari Malaysia Lewat Jalur Ilegal Berpotensi Bawa Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X