Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan, Jaksa Jemput Saksi karena Takut Kesasar Lagi

Kompas.com - 23/04/2020, 05:52 WIB
Para saksi yang pada sidang sebelumnya kesasar sehingga tidak sampai ke PN Medan, akhirnya memberikan keterangan setelah dijemput langsung jaksa, Rabu (22/4/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIPara saksi yang pada sidang sebelumnya kesasar sehingga tidak sampai ke PN Medan, akhirnya memberikan keterangan setelah dijemput langsung jaksa, Rabu (22/4/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum menjemput saksi kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan untuk dihadirkan dalam sidang di PN Medan, Rabu (22/4/2020). 

Saksi dijemput karena pada persidangan sebelumnya tidak hadir akibat tersesat dan mereka tidak tahu jalan menuju PN Medan.

Agenda sidang yang waktu itu diketuai majelis hakim Erintuah Damanik adalah mendengarkan keterangan saksi.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Medan menghadirkan beberapa warga Dusun 2 Namobintang Desa Sukadame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang yang melihat, mendengar dan menyaksikan langsung mobil korban berada di dalam jurang sedalam 50 meter.

Baca juga: Cerita Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan: Sempat Molor gara-gara Saksi Kesasar

Seharusnya, pada persidangan Jumat (17/4/2020) lalu, beberapa saksi sudah diperiksa. Namun, persidangan akhirnya ditunda gara-gara empat orang saksi yang ditunggu-tunggu tak tampak juga batang hidungnya di PN Medan.

Salah seorang penasihat hukum terdakwa menduga saksi kesasar.

"Kurasa saksi kesasar, tahunya cuma sampai Pancurbatu saja. PN Medan tak tahu dia, masa dari pagi sampai sekarang belum sampai juga," celetuk salah seorang advokat yang membuat para pengunjung sidang tertawa.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan sekaligus ketua tim Jaksa Penuntut Umum Parada Situmorang usai persidangan mengatakan, berdasarkan informasi dari kepala desa bahwa panggilan sudah diterima dan para saksi sudah tidak berada di rumahnya. 

"Informasinya mereka menuju kemari, tapi kita tunggu sampai pukul 11.30 WIB tidak hadir. Belum ada informasi apa kendalanya, kita hubungi teleponnya tidak aktif. Kita akan panggil ulang," kata Parada kala itu. 

Tak mau mengulangi kesalahan, pada persidangan selanjutnya, jaksa langsung menjemput para saksi dari rumahnya. Mereka adalah saksi polisi Muhammad Maulana Sinaga, supir angkot Arihta Ginting, dan Kepala Dusun Edi Erikson. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X