Gubernur Sumut: Tidak Usah Mudik, Silaturahim dengan Video Call

Kompas.com - 23/04/2020, 22:32 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghimbau warga Sumut tidak mudik dan bersilaturahmi dengan video call, Kamis (23/4/2020) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi menghimbau warga Sumut tidak mudik dan bersilaturahmi dengan video call, Kamis (23/4/2020)

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengimbau agar warga asal Sumut yang merantau atau sedang berada di luar kota untuk tidak mudik atau pulang ke kampung halaman.

Imbauan tersebut guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Saya mohon kepada saudara-saudaraku, ini untuk kebaikan kita bersama. Di situasi seperti ini, kita bisa bersilaturahim dengan keluarga menggunakan video call, sosial media, atau teknologi lainnya," kata Edy kepada wartawan di rumah dinasnya, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Tarawih Pertama di Banda Aceh, Masjid Dipenuhi Warga

Menurut Edy, saat ini Sumut sudah meningkatkan status dari siaga darurat bencana non-alam menjadi status tanggap darurat hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Demi keselamatan dan kesehatan warga Sumut, menurut Edy, dibutuhkan kekompakan warga untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Salah satu caranya dengan tidak mudik ke kampung halaman.

Apalagi bagi warga yang berasal dari zona merah penyebaran virus corona.

"Tidak harus berkunjung ke rumah keluarga. Jadilah pahlawan untuk diri, keluarga, juga Sumatera Utara yang kita cintai ini," kata Edy.

Baca juga: Viral Video Kakak Beradik 2 Hari Tidak Makan, Ini Faktanya

Hal serupa juga dikatakan Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut Whiko.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas, masih ada daerah di Sumut yang tidak terjangkit Covid-19.

Pihaknya berharap daerah-daerah ini bisa terus dijaga agar tidak terpapar.

“Mudik berpotensi menyebarkan virus dari satu daerah ke daerah lain,” kata Whiko dalam live streaming di rumah dinas Gubernur, Kamis.

Baca juga: Ambulans yang Membawa Pasien Corona Terperosok ke Parit

Terlebih lagi, menurut Whiko, beberapa orang yang positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala apapun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X