Usai Bunuh Dua Anak Tirinya, Pelaku Kirim Pesan di Facebook Ibu Korban, Ini Isinya

Kompas.com - 22/06/2020, 20:42 WIB
Rahmadsyah, tersangka pelaku pembunuhan kepada 2 anak tirinya berinisial IF (10) dan RA (5). Pelaku membunuh kedua anak tirinya di rumah kontrakannya kemudian membuang jenazahnya ke sebuah parit di lorong sempit antara gedung sekolah Global dan rumah warga pada Jumat (19/6/2020). KOMPAS.COM/DEWANTORORahmadsyah, tersangka pelaku pembunuhan kepada 2 anak tirinya berinisial IF (10) dan RA (5). Pelaku membunuh kedua anak tirinya di rumah kontrakannya kemudian membuang jenazahnya ke sebuah parit di lorong sempit antara gedung sekolah Global dan rumah warga pada Jumat (19/6/2020).

KOMPAS.com - Seorang ayah tiri di Medan, berinisial R, mengirim pesan singkat di Facebook ke istrinya, F, jika sudah membunuh dua anaknya IF (10) dan RA (5).

Dalam pesannya itu, R mengaku telah membuang kedua jasad bocah malang itu di samping gedung sekolah.

Pesan pada hari Minggu (21/6/2020) tersebut membuat syok sang istri dan segera melapor ke polisi.

“Jadi sekitar 7 jam setelah terima informasi, kami kumpulkan rekan dari Satreskrim dan Polsek, kita bentuk 2 tim. Satu tim dipimpin Kasatreskrim dan satu lagi dipimpin Kapolsek Medan Kota. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim yang sudah menangkap,” kata Kepala Polrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Pria Ini Diculik Mantan Suami Pacarnya, Terlacak Saat Minta Tebusan Rp 30 Juta

Riko menjelaskan, pembunuhan tersebut diduga berawal dari rasa sakit hati kepada kedua korban.

Pasalnya, menurut keterangan awal, pelaku disebut pelit oleh kedua korban.

“Mereka (korban) nonton televisi bersama Bapak tirinya. Pukul 20.00 WIB, si anak ini minta ke Bapaknya dibelikan es, tapi Bapaknya bilang tak punya uang. Ini baru pengakuan awal dari tersangka ya,” katanya.

Lalu, setelah itu pelaku mengaku korban mengatakan ingin mencari ayah yang baru.

Namun demikian, polisi masih mendalami keterangan pelaku tersebut. Saat ini, pelaku telah mendekam di penjara Mapolresta Medan.

“Sementara masih didalami motifnya. Apakah betul karena dia marah dikatakan pelit dan minta Ibunya cari Bapak baru. Motifnya sakit hati dan dendam sama anak tersebut. Itu keterangan dari tersangka,” kata Riko.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tagihan Air Bersih di Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Ini Sebabnya

Tagihan Air Bersih di Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Ini Sebabnya

Regional
'Penularan Covid-19 Semakin Merajalela, Harap Warga Kembali Diam di Rumah'

"Penularan Covid-19 Semakin Merajalela, Harap Warga Kembali Diam di Rumah"

Regional
240 Polisi di Sumsel Mengaku Gunakan Narkoba, Ini Alasannya

240 Polisi di Sumsel Mengaku Gunakan Narkoba, Ini Alasannya

Regional
Kisah Pengawas UTBK di Masa Pandemi, Gunakan Hazmat, Keyboard dan Mouse Dibungkus Plastik

Kisah Pengawas UTBK di Masa Pandemi, Gunakan Hazmat, Keyboard dan Mouse Dibungkus Plastik

Regional
Dedi Mulyadi: Kalung Anti Corona Harus Berlisensi Medis karena Pakai Uang Negara

Dedi Mulyadi: Kalung Anti Corona Harus Berlisensi Medis karena Pakai Uang Negara

Regional
Soal Harga 10 Kg Beras Setara 4 Gram Emas, Ini Penjelasan Bupati Pegunungan Bintang

Soal Harga 10 Kg Beras Setara 4 Gram Emas, Ini Penjelasan Bupati Pegunungan Bintang

Regional
Calon Suami Menghilang Saat DP Biaya Nikah Sudah Dibayar, Dwi Lapor Polisi

Calon Suami Menghilang Saat DP Biaya Nikah Sudah Dibayar, Dwi Lapor Polisi

Regional
PDI-P Sudah Putuskan 9 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Ini Bocorannya

PDI-P Sudah Putuskan 9 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Ini Bocorannya

Regional
Disdikpora Gunungkidul Sebut Banyak SD dan SMP Kekurangan Murid

Disdikpora Gunungkidul Sebut Banyak SD dan SMP Kekurangan Murid

Regional
Siswi SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK karena Terbeban

Siswi SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK karena Terbeban

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Minta Maaf dan Menyesal

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Minta Maaf dan Menyesal

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Bali Capai 1.900, Warga Diminta Lebih Disiplin

Kasus Positif Covid-19 di Bali Capai 1.900, Warga Diminta Lebih Disiplin

Regional
Masuk Kategori IKP Tinggi di Jateng, Begini Komentar Bawaslu Sukoharjo

Masuk Kategori IKP Tinggi di Jateng, Begini Komentar Bawaslu Sukoharjo

Regional
Video Viral Wakil Bupati Garut Mengadu Layangan dan Kalah

Video Viral Wakil Bupati Garut Mengadu Layangan dan Kalah

Regional
Ratusan Anggota Polisi Akan Direhabilitasi Setelah Mengaku Gunakan Narkoba

Ratusan Anggota Polisi Akan Direhabilitasi Setelah Mengaku Gunakan Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X