Terlibat Pemukulan 2 Polisi, Oknum Anggota DPRD Sumut Ditahan

Kompas.com - 24/07/2020, 20:31 WIB
IB dan KS diinterogasi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko. KS mengaku kesulitan untuk menjual 460 gram sabu karena banyaknya saingan hingga butuh waktu berbulan-bulan. Berbeda dengan TZ yang bisa menjual 10 kg sabu dalam seminggu. KOMPAS.COM/DEWANTOROIB dan KS diinterogasi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko. KS mengaku kesulitan untuk menjual 460 gram sabu karena banyaknya saingan hingga butuh waktu berbulan-bulan. Berbeda dengan TZ yang bisa menjual 10 kg sabu dalam seminggu.

MEDAN, KOMPAS.com –  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menyatakan, oknum anggota DPRD Sumatera Utara yang terlibat pemukulan 2 polisi di tempat hiburan malam di Medan sudah jadi tersangka dan ditahan.

Hal itu disampaikan Riko usai konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (24/7/2020).

“KHS ditahan. Sekarang diperiksa,” kata Riko.

Dalam kesempatan itu, Riko juga mengimbau agar 2 orang berinisial A dan M yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemukulan 2 anggota polisi di Gedung Capital, Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Maimun untuk segera menyerahkan diri.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya sudah menetapkan 10 tersangka, dari sebelumnya 8 orang yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

“Tersangka ada 10, 2 masih DPO. Kita mengimbau kepada yang DPO, A dan M untuk segera menyerahkan diri,” katanya.

 Baca juga: Kapolrestabes Medan Beberkan Kronologi Video Viral 2 Polisi Dipukul di Tempat Hiburan Malam


Dikatakannya, dalam kasus ini pihaknya melakukan penanganan secara profesional.

Jika saja ada dilakukan upaya perdamaian, dia mempersilakan, namun penyidikan tetap berjalan.

“Kita melaksanakan penyidikan secara profesional. Silakan kalau mau berdamai atau apa, kita profesional. Penyidikan tetap kita lanjutkan sesuai ketentuan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, 2 orang anggota polisi menjadi korban pemukulan oleh sejumlah orang di Gedung Capital Medan pada Senin (24/7/2020) dini hari.

Dalam kasus tersebut, polisi memeriksa 17 orang dan 7 di antaranya setelah diperiksa positif amphetamine.

Sebelumnya, polisi menetapkan 8 orang tersangka, 7 di antaranya laki-laki dan 1 orang perempuan.

Baca juga: Viral Dua Polisi Dipukul di Tempat Hiburan Malam, 7 Terduga Pelaku Positif Metamphetamine

Salah satu tersangka berinisial KHS, menurut Riko, berdasarkan keterangan dan identitasnya, bekerja sebagai wiraswasta.

Sementara Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa KHS merupakan anggota DPRD Sumut. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggembala Sapi Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Pembalut Wanita

Penggembala Sapi Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Pembalut Wanita

Regional
Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan, Mantan Kasat Reskrim Polres Selayar Belum Ditahan

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan, Mantan Kasat Reskrim Polres Selayar Belum Ditahan

Regional
Belasan Tahun Hadi Diejek karena Perutnya Buncit, Ibu Setia Merawat hingga Keajaiban Datang

Belasan Tahun Hadi Diejek karena Perutnya Buncit, Ibu Setia Merawat hingga Keajaiban Datang

Regional
Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah

Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah

Regional
Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Regional
Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Regional
Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Regional
Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat 'Malas Kredit' Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat "Malas Kredit" Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Regional
Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Regional
Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Regional
Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Regional
Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X