Ayah Cabuli 2 Putri Kandungnya Sejak 2018, Terakhir Tepergok Istri

Kompas.com - 28/07/2020, 16:25 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial MBM (42) tega mencabuli 2 anak kandungnya berusia 9 dan 10 tahun sejak 2018. Kedua korban saat ini mengalami trauma akibat perbuatan pelaku.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui telepon membenarkan peristiwa tersebut. Dia kemudian mengirimkan keterangan tertulis terkait pencabulan tersebut.

Dijelaskannya, pencabulan itu diketahui pada Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di rumahnya.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

 

Saat itu, istri pelaku, SF (33), melihat MBM mencabuli anak kandungnya di dekat tangga di lantai 2.

SF (33) langsung berteriak dan memaki-maki tersangka yang berprofesi sebagai penjaga malam.

"Kemudian SF menanyakan kepada korban tentang kejadian tersebut dan korban mengakui bahwa korban telah dicabuli oleh ayahnya sejak tahun 2018," katanya, Selasa (28/7/2020). 

Dikatakannya, kedua korban perempuan ini telah dicabuli sejak 2018 saat ibu kandungnya tidak berada di rumah.

Setelah rembuk keluarga, selanjutnya pada hari Senin (27/7/2020) pukul 23.30 WIB, SF bersama keluarga membuat laporan di SPK Polrestabes Medan dan sekaligus menyerahkan tersangka dengan Laporan Polisi Nomor : LP/1845/K/VII/2020/Restabes Medan tanggal 27 Juli 2020.

Baca juga: Pernikahan Gadis 12 Tahun Korban Pencabulan Ayah Tiri dengan Pria 44 Tahun Akan Dibatalkan

Tersangka, kata dia, dijerat dengan Pasal 82 ayat (1),(2) Jo Pasal 76 E dari UU RI No.35 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Kedua korban saat ini mengalami trauma," katanya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak mau Bawa Virus ke Rumah

Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak mau Bawa Virus ke Rumah

Regional
Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Regional
Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Regional
Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Regional
Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat 'Malas Kredit' Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat "Malas Kredit" Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Regional
Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Regional
Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Regional
Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Regional
Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Regional
Gerakan Sumbang Ponsel Bekas untuk Belajar Online, Siswi: Alhamdulillah Enggak Pinjam Lagi...

Gerakan Sumbang Ponsel Bekas untuk Belajar Online, Siswi: Alhamdulillah Enggak Pinjam Lagi...

Regional
Kisah di Balik Relawan Vaksin Covid-19, Ngantuk Berat dan Alasan Wakil Wali Kota Bandung Batal

Kisah di Balik Relawan Vaksin Covid-19, Ngantuk Berat dan Alasan Wakil Wali Kota Bandung Batal

Regional
Sederet Kasus Ibu Digugat Anak Kandung, Ada yang Doakan Anaknya Setiap Shalat dan Meminta Air Susunya Dibayar

Sederet Kasus Ibu Digugat Anak Kandung, Ada yang Doakan Anaknya Setiap Shalat dan Meminta Air Susunya Dibayar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X