Berawal dari Foto Perempuan di Mobil, Pengacara Aniaya Istri di Depan Anaknya

Kompas.com - 31/07/2020, 13:20 WIB
Tangkapan layar rakaman video CCTV memperlihatkan FA (42), warga Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang menganiaya istrinya di depan anaknya. Terlihat, sang anak berlari ketakutan dikejar ayahnya yang memegang sesuatu menyerupai sepatu di tangan sebelah kanannya. IstimewaTangkapan layar rakaman video CCTV memperlihatkan FA (42), warga Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang menganiaya istrinya di depan anaknya. Terlihat, sang anak berlari ketakutan dikejar ayahnya yang memegang sesuatu menyerupai sepatu di tangan sebelah kanannya.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - FA (42) seorang pengacara warga Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara menganiaya sang istri, UAL (28) di depan anaknya pada Jumat (24/7/2020).

Aksi kekerasan dalam rumah tangga tersebut terekam kamera CCTV rumah mereka.

Kekerasan dalam rumah tangga tersebut berawal saat FA tidak pulang selama tiga hari. Sang istri juga melihat ada foto wanita lain di mobil suaminya.

Baca juga: Aksi KDRT Terekam Kamera CCTV, Anak Korban Terlihat Melompat Ketakutan

UAL pun menanyakan hal tersebut ke sang suami. Namun FA justru marah-marah dan menghina serta menganiaya istrinya di hadapan sang anak yang masih kecil.

Di rekaman video CCTV, terekam FA membawa semacam tongkat dan mengejar istrinya di dalam garasi.

Saat UAL terpojok, sang anak melompat-lompat di belakang ayahnya dan berpindah ke belakang ibunya.

Baca juga: Viral Dugaan Polisi Lakukan KDRT pada Anak dan Istri di Jakarta Utara

Saat FA masuk ke dalam rumah, istrinya menunjuk ke atas keluar dan membanting sesuatu. FA lalu mengejar dan menendang serta memukuli istrinya di sudut garasi.

Sang anak kembali terlihat melompat-lompat ketakutan dan berusaha membukan pintu, namun ia gagal.

Tak lama kemudian terekam sang anak berlari ketakutan saat dikejar sang ayah yang terlihat megang barang menyerupai sepatu di tangan kanan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Deli Serdang Kompol Firdaus membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

"Iya benar,” kata Firdaus saat dikonfirmasi terkait kasus KDRT tersebut, Kamis (30/7/2020).

Ia menyebut korban melaporkan kasus tersebut ke mapolreta Deli Serdang.

FA yang berprofesi sebagai pengacara tersebut langsung ditangkap polisi. Petugas juga menyita sumlah barang bukti berupa sapu ijuk, besi, dan CCTV.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dewantoro | Editor: Abba Gabrillin)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan, Mantan Kasat Reskrim Polres Selayar Belum Ditahan

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan, Mantan Kasat Reskrim Polres Selayar Belum Ditahan

Regional
Belasan Tahun Hadi Diejek karena Perutnya Membuncit, Ibu Setia Merawat hingga Keajaiban Datang

Belasan Tahun Hadi Diejek karena Perutnya Membuncit, Ibu Setia Merawat hingga Keajaiban Datang

Regional
Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak mau Bawa Virus ke Rumah

Alasan Pengemudi Ojek Jadi Relawan Uji Vaksin Covid: Saya Enggak mau Bawa Virus ke Rumah

Regional
Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Mobil Rombongan Pengantar Pengantin Masuk Jurang, 6 Orang Tewas

Regional
Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Saling Ejek, Gadis ABG di Solo Diduga Di-bully 9 Teman, Saksi: Ada yang Menampar

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kantor DPRD Garut Ditutup 2 Pekan

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Mahasiswi S2 Dibunuh Kekasihnya, Ini Alasan Pelaku

Regional
Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Keluarga Menduga Kepsek di Madiun Tertular Covid-19 dari Petakziah, Bukan Saat Hadiri Hajatan

Regional
Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat 'Malas Kredit' Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Tunggak Pajak, Pemilik Motor Berpelat "Malas Kredit" Sempat Mau Kabur dari Razia, Ini Ceritanya

Regional
Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Bos Muncikari Prostitusi Artis: VS Dapat Rp 12 Juta, Saya Rp 8 Juta

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Mahasiswi S2 Dibunuh dalam Kondisi Hamil, Dicekik Usai Cekcok dan Digantung Pakai Tali

Regional
Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Wanita Ini Bunuh Selingkuhannya karena Dicekik Saat Berhubungan Intim di Sawah

Regional
Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Dicekik dan Digantung, Mahasiswi S2 Tewas di Tangan Kekasih, Lap Keringat untuk Hilangkan Jejak

Regional
Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Ini Tujuan Anak Risma Niat Maju Pilkada Surabaya

Regional
Gerakan Sumbang Ponsel Bekas untuk Belajar Online, Siswi: Alhamdulillah Enggak Pinjam Lagi...

Gerakan Sumbang Ponsel Bekas untuk Belajar Online, Siswi: Alhamdulillah Enggak Pinjam Lagi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X