4 Perempuan Mencuri Uang Pembeli di Toko Emas, Begini Modusnya

Kompas.com - 15/09/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi pencuri SHUTTERSTOCKIlustrasi pencuri

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 3 perempuan ditangkap karena diduga terlibat pencurian di Toko Emas Milala di Jalan Suprapto, Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Saat ini, Polsek Tanjung Balai Utara dan Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjung Balai masih mengejar 1 pelaku lainnya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tanjung Balai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada 22 Juni 2020, sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Pencuri Ini Cuma Pakai Celana Dalam Saat Beraksi, Ini Alasannya

Para pelaku itu berinisial POI alias Ipon (45), SAR alias Nani (35) dan SUL alias Sisu (37).

Ketiganya merupakan warga Desa Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Kemudian SAN (28), warga Desa Sei Kama, Kecamatan Sei Dabad, Kabupaten Asahan, yang kini masih buron.

Baca juga: Fakta Baru, Ibu Bunuh Anak karena Susah Diajari Belajar Online

Awalnya, korban melaporkan pencurian 1 buah dompet warna biru berisi ATM, KTP dan uang tunai sebesar Rp 3 juta.

Saat itu, korban hendak membeli emas di Toko Emas Milala.

Polisi kemudian memeriksa kamera pengawas (CCTV) milik toko emas.

Dari rekaman tersebut, polisi menemukan identitas pelaku sebanyak 4 orang. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Pekanbaru

17 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Pekanbaru

Regional
Ditangkap Polisi Saat Konsumsi Narkoba, Oknum ASN Ini Terancam Dipecat

Ditangkap Polisi Saat Konsumsi Narkoba, Oknum ASN Ini Terancam Dipecat

Regional
Pasha Ungu Jadi Plt Wali Kota Palu

Pasha Ungu Jadi Plt Wali Kota Palu

Regional
Ditipu Order Fiktif dan Uang di ATM Ludes, Driver Ojol Ini Mengaku Ikhlas

Ditipu Order Fiktif dan Uang di ATM Ludes, Driver Ojol Ini Mengaku Ikhlas

Regional
Hindari Kontak Erat, Brigadir Nanang Ciptakan Robot Patroli Protokol Kesehatan

Hindari Kontak Erat, Brigadir Nanang Ciptakan Robot Patroli Protokol Kesehatan

Regional
Tawuran Antarwarga di Makassar, 1 Orang Tewas Terkena Anak Panah

Tawuran Antarwarga di Makassar, 1 Orang Tewas Terkena Anak Panah

Regional
Lima Korban Tewas Kebakaran Rumah di Pematangsiantar Ditemukan di Tempat Berbeda

Lima Korban Tewas Kebakaran Rumah di Pematangsiantar Ditemukan di Tempat Berbeda

Regional
Kronologi Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Gerbang Universitas Mulawarman, Kawannya Tak Berani Melapor

Kronologi Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Gerbang Universitas Mulawarman, Kawannya Tak Berani Melapor

Regional
Jumlah Orang Terinfeksi Covid-19 dari Klaster Setda Kudus Bertambah Jadi 9

Jumlah Orang Terinfeksi Covid-19 dari Klaster Setda Kudus Bertambah Jadi 9

Regional
Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Riau, Seorang Bocah Tewas Saat Tertidur Lelap

Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Riau, Seorang Bocah Tewas Saat Tertidur Lelap

Regional
Kronologi Pelajar di Manado Dikeroyok hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Kronologi Pelajar di Manado Dikeroyok hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Regional
Cerita Cawabup Nunukan yang Positif Covid-19: Tekanan Psikologi Sangat Kuat

Cerita Cawabup Nunukan yang Positif Covid-19: Tekanan Psikologi Sangat Kuat

Regional
Daftar 10 Pilkada Paling Disorot Media, dari Pilkada Surakarta, Medan, hingga Nama Jokowi

Daftar 10 Pilkada Paling Disorot Media, dari Pilkada Surakarta, Medan, hingga Nama Jokowi

Regional
Kehujanan dan Antar 14 Porsi Ayam Geprek ke Rumah Kosong, Ini Cerita Pengemudi Ojol Audy Hamdani

Kehujanan dan Antar 14 Porsi Ayam Geprek ke Rumah Kosong, Ini Cerita Pengemudi Ojol Audy Hamdani

Regional
Paket BBK Murah di Kepri Diluncurkan, Bisa Tarik Investasi Rp 8,2 T dan Serap 1.500 Tenaga Kerja

Paket BBK Murah di Kepri Diluncurkan, Bisa Tarik Investasi Rp 8,2 T dan Serap 1.500 Tenaga Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X