Panitera Positif Corona, PA Medan Tutup dan 200 Sidang Perkara Tertunda

Kompas.com - 15/10/2020, 15:30 WIB
Setelah adanya salah satu panitera pengganti yang positif Covid-19, Pengadilan Agama Medan ditutup selama seminggu. KOMPAS.COM/DEWANTOROSetelah adanya salah satu panitera pengganti yang positif Covid-19, Pengadilan Agama Medan ditutup selama seminggu.

MEDAN, KOMPAS.com - Pengadilan Agama Medan memutuskan untuk menutup seluruh pelayanan dan persidangan sementara selama 1 minggu setelah salah seorang panitera pengganti dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, pelaksanaan ratusan persidangan perkara tertunda.

"Berdasarkan laporan ada salah satu panitera pengganti yang terpapar Covid-19 positif. Itu pada Selasa malam," kata Kasubbag Umum Pengadilan Agama Medan, Fadli Azhari kepada wartawan ketika ditemui di Pengadilan Agama Kota Medan di Jalan Sisingamangaraja, Kekurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Kamis (15/10/2020) siang. 

Kemudian pada Rabu (14/10/2020), pimpinan langsung memutuskan dan mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk penutupan kantor Pengadilan Agama selama 3 hari, mulai Rabu.

"Seperti yang diumumkan di depan, seluruh layanan dan persidangan dihentikan. Dan, akan ditunda selama satu minggu," katanya.

Baca juga: 3 Pegawai Pengadilan dan 1 Pegawai Kejari Banjarnegara Positif Covid-19

Dijelaskannya, hingga saat ini baru ada perintah dari pimpinan untuk penutupan Pengadilan Agama, belum ada informasi pelaksanaan rapid test ataupun swab test.

Akibat penutupan sementara itu, sidang ratusan perkara tertunda.

"Kalau saat ini trennya (persidangan) sedang banyak. Sehari itu bisa 120-200 perkara akan tertunda. Otomatis itu," ujarnya.

Fadli menduga, panitera berinisial B itu diduga terpapar Covid-19 dari luar.

"Dugaannya dari luar. Karena di sini sejak dari gerbang kita tetap laksanakan protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu, seorang warga Perjuangan, Pancing, Deli Serdang, yang baru tiba di Pengadilan Agama Medan bersama keluarganya mengaku sebelumnya tidak tahu pengadilan agama ditutup sementara.

"Mau urus perceraian. Saya tak tahu kalau tutup. Kan jauh kali dari Perjuangan ke sini. Rupanya tutup," katanya.

Pantauan di lapangan, sejumlah warga masih terus berdatangan ke Pengadilan Agama Kota Medan yang berjarak sekitar 10 km dari Pusat Kota Medan. Terlihat, poster protokol kesehatan sudah dipasang di pintu gerbang.

Baca juga: Rapid Test, Puluhan Pegawai Pengadilan Negeri Palembang Reaktif

Begitu juga dengan hand sanitizer tersedia di pintu masuk dan beberapa titik lainnya di gedung tersebut. Selain itu, kursi tunggu juga diberi tanda silang untuk menjaga jarak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Regional
Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X