Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Kompas.com - 26/10/2020, 16:26 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ingin menata Belawan, kawasan pesisir yang berada di utara Kota Medan ini seperti Tanjung Perak, Senin (26/10/2020) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ingin menata Belawan, kawasan pesisir yang berada di utara Kota Medan ini seperti Tanjung Perak, Senin (26/10/2020)

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ingin mengubah kawasan Belawan di Medan, Sumatera Utara, menjadi seperti Tanjung Perak di Surabaya, Jawa Timur.

Keinginan itu disampaikan usai Edy berkunjung ke Lorong Ujungtanjung 2 Bagandeli, Kelurahan Bagandeli, Kecamatan Medan Belawan, di lokasi yang menjadi langganan rob atau banjir air pasang laut itu.

Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa dia ingin menata kawasan pesisir yang berada di utara Kota Medan itu.

Baca juga: Sosialisasi Penggunaan Kompor Listrik, Apa Saja Keunggulannya?

Edy ingin menyulapnya menjadi permukiman layak huni dan menjadi lokasi wisata bahari.

Kepada wartawan, Edy mengatakan, kawasan ini sudah tidak teratur dan terkesan kumuh.

Belum lagi, daerah sempadan sungai menjadi areal berdirinya rumah dan bangunan warga, serta kawasan hutan mangrove atau bakau yang beralihfungsi menjadi kebun sawit.

“Ini utaranya Medan, bukan Medan utara. Kondisinya akan kita ubah menjadi daerah pariwisata laut. Kalau jadi daerah wisata akan menghasilkan pendapatan masyarakat, khususnya Kota Medan,” kata Edy di rumah dinasnya, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Cendera Mata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Tahap pertama dibuat masterplan atau rencana induk, setelah selesai, gubernur menargetkan Januari 2021 rencana tersebut harus sudah berjalan.

Edy memberikan contoh seperti Pelabuhan Tanjung Perak yang perkampungan nelayannya sangat bagus dan layak huni.

Dia mengajak semua pihak mulai dari Pemprov Sumut, BUMN sampai masyarakat membentuk tim untuk menyiapkan perencanaan.

"Saya kepingin ini benar-benar terwujud. Saya serius, saudara-saudara tolong berikan semua yang bisa diberikan," ujar Edy.

Baca juga: Kurang Tenaga Medis, Satgas Covid-19 Karawang Buka Pendaftaran Relawan

Kampung nelayan di Belawan, kawasan pesisir yang berada di utara Kota MedanDok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Kampung nelayan di Belawan, kawasan pesisir yang berada di utara Kota Medan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X